sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Survei SMRC singgung Jokowi 3 periode, Benny K Harman: Ini enggak betul

Janganlah memanipulasi demokrasi dan kehendak rakyat supaya Jokowi bisa tiga periode. 

Akbar Ridwan
Akbar Ridwan Minggu, 20 Jun 2021 18:27 WIB
Survei SMRC singgung Jokowi 3 periode, Benny K Harman: Ini enggak betul

Anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Benny K Harman, mengatakan, berapa pun responden yang menghendaki Joko Widodo jadi calon presiden (capres) lagi untuk ketiga kalinya, itu tak bisa dijadikan alasan. Apalagi, ujarnya, jika survei mengatasnamakan demokrasi, mendukung atau mengkampanyekan Jokowi menjadi presiden lagi.

"Apa pun hasil survei ini, apa pun kehendak rakyat, apa pun hasilnya apakah 85% atau 90% yang menghendaki Jokowi menjadi presiden lagi, yang menghendaki UUD 45 diubah, apalagi perubahan itu dilakukan hanya untuk meng-goal-kan Jokowi jadi presiden tiga periode, ini adalah sebuah mekanisme yang cacat secara konstitusi," tegasnya saat diskusi virtual, Minggu (20/6).

Benny mengatakan itu merespons survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang menyebut 74% responden setuju masa jabatan presiden hanya dua periode dan masing-masing selama lima tahun. Sedang 13% responden berpendapat UUD 45 terkait masa jabatan presiden perlu diubah.

Namun, Direktur Komunikasi SMRC, Ade Armando mengatakan, ada perbedaan saat ditanya setuju atau tidak Presiden Jokowi mencalonkan lagi untuk ketiga kalinya pada Pilpres 2024. Menurut hasil survei SMRC, 40,2% responden setuju Jokowi maju lagi.

"Sementara 52,9% tidak setuju. Artinya tetap mayoritas mengatakan tidak setuju, tapi angkanya lebih rendah daripada 74% yang tadi bilang bahwa sebaiknya masa kepemimpinan presiden dibatasi dua kali saja," ujar Ade.

Mengenai survei tersebut, Benny menyampaikan, jangan sampai ada dugaan SMRC dipakai kelompok pendukung Jokowi untuk mengkampanyekan mantan Gubernur DKI Jakarta itu untuk jadi capres ketiga kalinya. "Saya berharap SMRC tidak masuk dalam barisan kelompok survei semacam ini," ucapnya.

Lebih lanjut, Benny berpesan, janganlah memanipulasi demokrasi dan kehendak rakyat supaya Jokowi bisa tiga periode. Dia heran apabila survei dilakukan hanya untuk menjadi "legitimasi" relawan Jokowi yang memaksakan jagoannya itu bisa jadi capres lagi untuk ketiga kalinya. 

"Ini kan enggak betul. Patuhlah sama konstitusi yang ada saat ini. Jangan hanya untuk melayani relawan Jokowi kita bikin macam-macam supaya membenarkan apa yang mereka kehendaki," katanya.

Sponsored

"Singkat kata, rakyat setuju atau tidak setuju dengan presiden, saya juga mengakui prestasi Jokowi luar biasa, tapi itu bukan alasan untuk kita dukung lagi Jokowi jadi calon presiden tiga periode. Stop lah wacana semacam ini," imbuhnya.

Sebagai informasi, survei SMRC dilaksanakan pada 21-28 Mei 2021 dan dilakukan secara tatap muka dengan 1.072 responden. Margin of error mencapai 3,05% dengan tingkat kepercayaan 95%.

Berita Lainnya