sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Bank Muamalat masih nantikan investor

Berdasarkan perhitungan yang dilakukan perseroan, Bank Muamalat setidaknya membutuhkan suntikan modal dikisaran Rp 4,5-6 triliun

Cantika Adinda Putri Noveria
Cantika Adinda Putri Noveria Rabu, 11 Apr 2018 18:13 WIB
Bank Muamalat masih nantikan investor
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 80094
Dirawat 37247
Meninggal 3797
Sembuh 39050

Manajemen Bank Muamalat optimis ada investor baru yang akan berinvestasi di perseroan. Apalagi Bank Muamalat merupakan bank syariah pertama di Indonesia. Didirikan beberapa organisasi Islam di Indonesia

Direktur Utama Bank Muamalat, Achmad K Permana, menyampaikan harapannya ada investor yang menanamkan sahamnya di Bank Muamalat. "Menurut saya ini adalah momentum untuk investor lokal. Apalagi kalau pemerintah bisa masuk," ujarnya, usai melakukan pemaparan dengan Komisi XI di DPR, Rabu (11/4).

Selain itu, ada beberapa bank BUMN yang juga menyatakan ketertarikannya. Secara mekanisme, bank BUMN tersebut bisa masuk ke Muamalat dengan mekanisme right issue. ‎Manajemen berharap hal itu bisa direalisasikan dalam waktu dekat.

Berdasarkan perhitungan yang dilakukan perseroan, Bank Muamalat setidaknya membutuhkan suntikan modal dikisaran Rp 4,5-6 triliun. Tergantung dari rencana ekspansi bisnis yang akan dilakukan perseroan di masa depan.

Sponsored

‎Pada saat ini, Bank Muamalat menyasar pada ritel‎ maupun korporasi yang related dengan Islamic. Diharapkan hal itu tidak menyebabkan kebingungan tentang segmentasi. Sekaligus membangun lini bisnis ke depannya.

‎"Gak langsung meninggalkan bisnis model yang ada sekarang. Tetapi harus mulai dibangun di situ. Insya Allah akan menjadi koor bisnis kita ke depan," pungkasnya.‎

Berita Lainnya