sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Pasca gempa, Bulog pastikan stok beras di Sulteng aman 

Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum BULOG, Tri Wahyudi Saleh pun memastikan stok beras di Sulteng aman pasca gempa dan trunami.

Cantika Adinda Putri Noveria
Cantika Adinda Putri Noveria Senin, 22 Okt 2018 17:29 WIB
Pasca gempa, Bulog pastikan stok beras di Sulteng aman 
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 381.910
Dirawat 63.733
Meninggal 13.077
Sembuh 305.100

Perum Bulog telah menyalurkan bantuan logistik kepada korban gempa dan mensurvei kebutuhan logistik pengungsi di Sulawesi Tengah. Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum BULOG, Tri Wahyudi Saleh pun memastikan stok beras di Sulteng aman pasca gempa dan trunami.

"GTidak perlu ada kekhawatiran kurangnya pasokan atau langkanya beras untuk wilayah Sulawesi Tengah, dengan cukupnya stok di Gudang Bulog secara tidak langsung berdampak kepada stabilisasi harga pangan khususnya beras," kata Tri Wahyudi.

Dari rilis yang diterima oleh Alinea.id mengatakan pasca gempa pada (28/9) lalu, stok beras di Gudang Bulog Sulteng sekitar 12.000 ton. Beras tersebut dirasa sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan penyaluran, termasuk cadangan beras pemerintah kepada warga Sulteng.

Kendati begitu, Bulog peduli juga telah memberikan sembilan bahan pokok (Sembako) kepada korban gempa dan tsunami di Sulteng. 

"Penyaluran berupa beras, mie instan, gula minyak goreng dan pangan lainnya. Untuk beras aman. Selain melalui program Bulog Peduli, Tri menyampaikan, Bulog juga telah menurunkan tim relawan sebanyak 25 orang untuk mempercepat penanganan bencana," jelas Wahyudi.

Adapun beberapa daerah yang menjadi daftar prioritas penerima sembako tersebut adalah Kelurahan Petobo, Donggala pedalaman, Palu, Sigi pegunungan yang dianggap belum menerima santunan gempa.

Hal lainnya yang dipastikan oleh Tri Wahyudi adalah segera menyalurkan cadangan beras pemerinath (CBP) melalui Pemerintah Provinsi, Kota, dan Kabupaten sejumlah 640 ton.

Bulog menyediakan dan merawat CBP tersebut di Gudang dan kemudian akan didistribusikan oleh Pemerintah Daerah, setempat sesuai kebutuhan. Selain logistik, Bulog juga mengirimkan bantuan tahap satu berupa bantuan PKBL (Program Kemitraan dan Bina Lingkungan) dengan nilai kurang lebih Rp500 juta, sampai (19/10).

Sponsored

"Dengan rincian alokasi Provinsi Sulawesi Tengah 200 ton, Kabupaten Donggala 100 ton, Kabupaten Sigi 100 ton, Kota Palu 100 ton, dan Kabupaten Parigi 50 ton. Termasuk Kabupaten Toli 25 ton dan Kabupaten Poso 65 ton," pungkas Tri.

Berita Lainnya