sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Dua investor incar jalan tol milik Waskita Karya

PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) akan menjual lima ruas tol hingga akhir tahun ini.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Selasa, 20 Agst 2019 15:43 WIB
Dua investor incar jalan tol milik Waskita Karya

PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) siap melakukan divestasi atas lima ruas dari sembilan ruas tolnya pada semeseter II-2019.

Direktur Keuangan Waskita Karya Haris Gunawan mengatakan tahun lalu telah ada investor yang berminat untuk membeli tol milik perseroan. Namun, divestasi tersebut urung dilakukan emiten berkode saham WSKT tersebut karena tak sesuai dengan valuasi yang ditargetkan.

"Kemudian yang sekarang ada dua investor yang lebih serius atau lebih maju dari tahun lalu," ujar Haris di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (20/8).

Namun, Haris belum bisa menyebutkan ruas tol mana saja yang akan didivestasi dan berapa nilai divestasi yang akan didapatkan Waskita dari kelima ruas tol tersebut. Haris hanya mengatakan kedua investor tersebut berasal dari investor tersebut berasal dari lokal dan internasional.

Untuk diketahui, sembilan ruas tol tersebut adalah Kanci-Pejagan, Pejagan-Pemalang, Pasuruan-Probolinggo, Semarang-Batang, Solo-Ngawi, Ngawi-Kertosono, Kayu Agung-Palembang-Teluk Betung, Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, dan Bekasi-Cawang-Kampung Melayu.

Pembayaran proyek turn key

Sementara, Haris melanjutkan, hingga akhir tahun 2019, Waskita diprediksi akan menerima pembayaran dari sejumlah proyek turn key sebesar Rp26 triliun-Rp30 triliun.

Pembayaran proyek turn key tersebut akan didapatkan dari proyek tol Jakarta-Cikampek elevated, Tol Trans Sumatera, dan proyek LRT Palembang.

Sponsored

"Hari ini, LRT Palembang akan kami masukkan tagihannya kepada pemerintah sebesar Rp2,3 triliun dan minggu depan Rp600 triliun," ujar Haris.

Sehingga, total tagihan yang akan dimasukkan Waskita kepada pemerintah sebesar Rp2,9 triliun. 

Haris melanjutkan, uang sejumlah Rp26 triliun-Rp30 triliun yang masuk dari proyek turn key tersebut akan digunakan untuk pengembalian pinjaman kepada kreditur. 

Waskita, kata Haris memiliki target Debt to Equity Ratio (DER) sebesar 2 hingga 2,2 kali. Sementara DER Waskita saat ini sebesar 2,7 kali.

Selain dari proyek turn key, jika divestasi lima ruas jalan tol Waskita berhasil, uang tersebut akan digunakan juga untuk menurunkan pinjaman selain untuk investasi baru di jalan tol.