sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

IHSG ditutup ke zona merah di tengah penguatan pasar Asia

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke level 3.937.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Selasa, 24 Mar 2020 17:22 WIB
IHSG ditutup ke zona merah di tengah penguatan pasar Asia
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,3% ke level 3.937 pada penutupan perdagangan Selasa (24/3). Tercatat investor asing melakukan penjualan bersih hingga Rp629,5 miliar.

Pada perdagangan hari ini, sektor industri lain-lain yang turun 4,57% dan sektor properti yang turun 2,92% menjadi pendorong utama pelemahan IHSG.

Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Nico Demus mengatakan dari dalam negeri, kecemasan akan pertumbuhan ekonomi yang lebih rendah menurunkan keagresifan pelaku pasar dalam bertransaksi saham.

"Aksi jual dari investor asing dinilai bagian dari rebalancing asset, di mana mereka tentunya berusaha untuk mengurangi risiko terhadap fluktuasi yang lebih dalam pada pasar saham," ujar Nico, Selasa (24/3).

Di sisi lain, lanjut Nico, penguatan terhadap indeks dolar mulai mereda dengan rupiah berada di level Rp16.500 per dolar di pasar spot. Penguatan dolar tersebut, lanjut Nico, merupakan dampak dari spekulasi pelaku pasar yang mencari alternatif lain untuk melindungi fluktuasi aset dalam jangka pendek.

Adapun pergerakan IHSG hari ini menjadi anomali di tengah penguatan bursa saham Asia. Tercatat, indeks Nikkei Jepang ditutup naik 7,13%, kemudian indeks Hang Seng Hong Kong ditutup menguat 4,46%. Lalu indeks SSEC Shang Hai juga tercatat menguat 2,34% dan indeks STI Singapura naik 5,76%.

Nico mengatakan penguatan indeks Asia tersebut diakibatkan oleh pelaku pasar yang merespon positif kebijakan bank sentral Amerika Serikat, The Fed, dalam memberikan stimulus.

Adapun stimulus yang diberikan The Fed kali ini mendorong masuk aliran modal asing ke surat berharga AS, di mana Quantitative Easing yang akan dilakukan oleh Fed kali ini jumlahnya tanpa batas.

Sponsored
Berita Lainnya