sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

IHSG lesu akibat klaster baru Covid-19 DKI Jakarta

Sektor aneka industri yang melemah 1,33% dan sektor properti yang turun 1,30% menjadi pendorong pelemahan IHSG hari ini.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Rabu, 29 Jul 2020 16:37 WIB
IHSG lesu akibat klaster baru Covid-19 DKI Jakarta
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 137568
Dirawat 39290
Meninggal 6071
Sembuh 91321

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,04% ke level 5.111 pada perdagangan Rabu (29/7). Investor asing tercatat melakukan penjualan bersih sejumlah Rp434 miliar.

Tercatat sebanyak 11,3 miliar lembar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi Rp8,2 triliun. Sektor aneka industri yang melemah 1,33% dan sektor properti yang turun 1,30% menjadi pendorong pelemahan IHSG hari ini.

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper mengatakan IHSG ditutup melemah dibayangi kekhawatiran investor terkait semakin banyaknya kasus baru Covid-19 dan mulai banyaknya pembatasan kegiatan.

"Selain itu, pergerakan cenderung terbatas menjelang pernyataan The Fed terkait perekonomian dan keputusan suku bunga," ujar Dennies.

Sponsored

Sementara itu analis Pilarmas Investindo Sekuritas Nico Demus mengatakan pelaku pasar khawatir dari timbulnya klaster baru penyebaran Covid-19, yang mana klaster perkantoran menjadi salah satu kontribusi penyebaran Covid-19.

Data Satgas Covid-19, total ada 90 klaster perkantoran DKI dengan 459 orang dinyatakan positif Covid-19. Menjelang masa transisi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) DKI Jakarta yang segera berakhir dua hari lagi, Wakil Gubernur DKI Riza Patria mengatakan, PSBB transisi akan kembali diperpanjang jika situasi pandemi Covid-19 masih sama seperti saat ini. Namun, apabila situasi semakin buruk, Pemprov DKI akan kembali memberlakukan PSBB awal.

"Tentunya ini menjadi kekhawatiran akan proses pemulihan ekonomi dalam negeri. Mengingat DKI Jakarta adalah barometer ekonomi Indonesia," tuturnya.

Berita Lainnya