sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

IHSG melemah terseret kenaikan iuran BPJS

Ttren kejatuhan bursa saham global juga turut menekan IHSG

Annisa Saumi
Annisa Saumi Kamis, 14 Mei 2020 16:28 WIB
IHSG melemah terseret kenaikan iuran BPJS
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 76981
Dirawat 36636
Meninggal 3656
Sembuh 36689

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,89% ke level 4.513 pada Kamis (14/5). Investor asing membukukan penjualan bersih sebesar Rp956 miliar di seluruh pasar.

Tercatat sebanyak 6,87 miliar lembar saham diperdagangkan hari ini dengan nilai transaksi mencapai Rp6,69 triliun. Sektor aneka industri yang turun 2,95% dan sektor keuangan yang turun 2,77% menjadi pendorong pelemahan IHSG hari ini.

Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Nico Demus mengatakan tren kejatuhan bursa saham global turut menekan IHSG. Nico melihat investor dalam negeri menanti perkembangan terkait pemulihan perekonomian akibat dampak penyebaran Covid-19 yang tak kunjung reda.

"Sebab pandemi Covid-19 yang belum mereda akan menghantam pertumbuhan ekonomi dalam negeri lantaran belum selesainya perang melawan Covid-19," kata Nico.

Selain itu, sentimen lain yang menyebabkan turunnya IHSG adalah keluarnya Peraturan Presiden (Perpres) No. 64/2020 terkait kenaikan iuran BPJS.

Nico mengatakan kebijakan pemerintah menaikkan BPJS pada 1 Juli 2020 dilihat investor menambah beban peserta mandiri dan badan usaha di tengah gelombang turunnya daya beli, PHK, dan turunnya aktivitas perusahaan akibat Covid-19.

"Keputusan menaikkan BPJS ini tidak populer karena kenaikan BPJS akan membuat semakin menurunnya daya beli masyarakat," ujar dia.

Sponsored
Berita Lainnya