sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

IHSG merosot 35,72 poin ke 7.056,04 pada perdagangan akhir pekan

IHSG hanya ditahan hanya dua sektoral yang bertahan di zona hijau, yaitu sektor transportasi memimpin kenaikan 1,04% dan sektor kesehatan.

Erlinda Puspita Wardani
Erlinda Puspita Wardani Jumat, 28 Okt 2022 17:42 WIB
IHSG merosot 35,72 poin ke 7.056,04 pada perdagangan akhir pekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup kembali melorot ke zona merah turun 35,72 poin (0,50%) dan berpindah ke posisi 7.056,04 pada perdagangan Jumat (28/10). Perdagangan hari ini bergerak dalam rentang 7.016,70 hingga 7.100,80 dengan total transaksi mencapai Rp9,39 triliun.

Perdagangan hari ini mengakumulasi transaksi sebanyak 1.137.024 kali dengan saham yang dijual sebanyak 22.830 miliar saham. Terdapat saham184 menanjak, 348 saham turun, dan stagnan sebanyak 160 saham.

Dari 11 sektoral, IHSG hanya ditahan hanya dua sektoral yang bertahan di zona hijau, yaitu sektor transportasi memimpin kenaikan 1,04% dan sektor kesehatan 0,13%. Sedangkan sektor yang merosot terdalam adalah sektor teknologi yang anjlok 2,15%, disusul sektor barang konsumen primer turun 1,29%, lalu sektor industri turun 0,99%.

Saham yang menduduki posisi top gainers di perdagangan akhir pekan hari ini, di antaranya adalah PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk. (MTWI) yang masih terus naik di zona hijau yang naik 40 poin ke posisi Rp202, PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk. (SRAJ) naik 46 poin jadi ke posisi 332, dan PT Alfa Energi Investama Tbk. (FIRE) naik 28 poin ke level 264.

Sponsored

Untuk top losers antara lain, yaitu PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) turun 370 poin ke 4.980, PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (BDMN) turun 250 poin ke level 3450, dan PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk. (JKON) merosot 12 poin di posisi 166. 

Sebelumnya, Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya menjelaskan, IHSG dan bursa regional Asia bergerak melemah yang tampaknya pasar lebih wait and see. Sehubungan sikap pelaku pasar dan investor yang  cenderung menanti pandangan The Fed pasca rilis data PDB Amerika Serikat (AS).

Jalan panjang negara mensejahterakan lansia

Jalan panjang negara mensejahterakan lansia

Senin, 06 Feb 2023 09:15 WIB
Jejak berdarah Sumiarsih dari Gang Dolly

Jejak berdarah Sumiarsih dari Gang Dolly

Minggu, 05 Feb 2023 06:18 WIB
Supaya posyandu lansia tak tersia-sia...

Supaya posyandu lansia tak tersia-sia...

Sabtu, 04 Feb 2023 06:12 WIB
Berita Lainnya
×
tekid