Bisnis / Aksi korporasi

MNC Land stock split jadi Rp100 per saham

Emiten properti milik konglomerat Hary Tanoesoedibjo PT MNC Land Tbk. (KPIG) memecah nominal saham atau stock split 1:5.

MNC Land stock split jadi Rp100 per saham Susunan direksi baru PT MNC Land Tbk. (KPIG) milik Hary Tanoesoedibjo. / (Foto: Eka Setiyaningsih/Alinea.id)

Emiten properti milik konglomerat Hary Tanoesoedibjo PT MNC Land Tbk. (KPIG) memecah nominal saham atau stock split 1:5.

Artinya, emiten berkode KPIG tersebut memecah nominal saham dari Rp500 menjadi Rp100 per lembar. Keputusan tersebut telah mengantongi restu dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Senin (6/8). 

Pada perdagangan hari ini, saham KPIG itu ditutup pada posisi Rp1.370 per lembar. Setelah stock split, jumlah saham yang telah ditempatkan dan disetor meningkat, dari semula sejumlah 14.815.824.558 saham menjadi 74.079.122.790 saham. 

"Upaya stock split mampu meningkatkan likuiditas saham KPIG di pasar modal agar lebih bagus, sehingga harga sahamnya terjangkau," ungkap CEO MNC Group sekaligus Direktur Utama MNC Land Hary Tanoesoedibjo, di di Gedung iNews, Jakarta, Senin (6/8).

Selain itu, RUPSLB juga menyetujui pembagian saham bonus yang berasal dari kapitalisasi agio saham dengan rasio 1:1. Sehingga, setelah saham bonus dibagikan, jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh meningkat dari semula 7.407.912.279 saham, masing-masing dengan nilai nominal Rp500 per saham menjadi 14.815.824.558 saham dengan nilai nominal Rp500 per saham, atau dengan nilai nominal seluruhnya sebesar Rp7,4 triliun.

"Performa perusahaan seharusnya makin bagus, kaitannya dengan RUPS hari ini dengan kapitalisasi agio jadi modal disetornya naik jadi Rp7 triliun lebih," kata Hary Tanoe.

Kemudian, disetujui pula peningakatan modal dasar perseroan dari semula 14 miliar saham dengan total nominal saham seluruhnya sebesar Rp7 triliun menjadi 59 miliar saham dengan total nominal saham seluruhnya sebesar Rp29,5 triliun.

MNC Land juga mengangkat Natalia Cecilia Tanudjaja sebagai Direktur Independen Perseroan. Hary mengakatakan, diangkatnya direktur independen bertujuan untuk memenuhi regulasi. Posisi baru berlaku efektif terhitung sejak ditutupnya RUPLB, sampai dengan penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2022.

Dengan demikian, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris
Komisaris Utama: Amir Abdul Rachman
Komisaris: Liliana Tanoesoedibjo
Komisaris: Christ Soepontjo
Komisaris Independen: Susaningtyas Nefo H. Kertopati
Komisaris Independen: Stien Maria Schouten

Dewan Direksi
Direktur Utama: Hary Tanoesoedibjo
Wakil Direktur Utama: M Budi Rustanto
Wakil Direktur Utama: Herman Heryadi Bunjamin
Direktur: Erwin R Andersen
Direktur: Michael S Dharmajaya


Berita Terkait