sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kinerja ekspor membaik, neraca perdagangan Juni surplus US$1,27 miliar

Surplus neraca dagang bulan ini sedikit menggembirakan dibandingkan bulan lalu, karena ekspor impor yang mengalami pertumbuhan.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Rabu, 15 Jul 2020 14:20 WIB
Kinerja ekspor membaik, neraca perdagangan Juni surplus US$1,27 miliar
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 135123
Dirawat 39290
Meninggal 6021
Sembuh 89618

Neraca perdagangan Indonesia pada Juni 2020 mengalami pertumbuhan yang baik, dengan surplus sebesar US$1,27 miliar.

Kepala BPS Kecuk Suhariyanto menjelaskan, surplus neraca dagang bulan ini sedikit menggembirakan dibandingkan bulan lalu, karena ekspor impor yang mengalami pertumbuhan.

"Pada Juni neraca perdagangan surplus US$1,27 miliar dengan catatan pertumbuhan ekspor menggembirakan. Impornya juga tumbuh," katanya dalam video conference, Rabu (15/7).

Dia menjelaskan, pada Juni 2020 realisasi ekspor mencapai US$12,03 miliar atau meningkat 15,09% jika dibandingkan dengan Mei 2020. Sedangkan impor mengalami pertumbuhan yang lebih tinggi, yaitu sebesar 27,56% menjadi US$10,76 miliar.

Surplus neraca perdagangan Juni didorong oleh ekspor yang mengalami pertumbuhan dihampir semua sektor seperti pertanian yang tumbuh 18,99%, industri pengolahan 15,96%, dan pertambangan naik 13,69% dibandingkan posisi Mei 2020 lalu.

Jika dilihat dari komponennya, kinerja ekspor ditopang oleh ekspor minyak dan gas (migas) yang mengalami peningkatan 3,8% dari bulan sebelumnya atau senilai US$580 juta, dan ekspor nonmigas tumbuh 15,73% atau senilai US$11,45 miliar.

Peningkatan nilai ekspor migas dipicu oleh kenaikan harga minyak mentah Indonesia (ICP) sebesar 42,9% menjadi US$36,6 per barel pada Juni 2020. Di samping itu, sejumlah komoditas seperti karet, sawit, dan batu bara juta mengalami peningkatan.

Sedangkan, jika dilihat dari sisi impor, pertumbuhannya disebabkan oleh impor migas yang tumbuh 2,98% dibandingkan bulan lalu, atau mencapai US$680 juta. Sedangkan nonmigas tumbuh 29,4% menjadi US$10 miliar.

Sponsored

Jika dilihat sepanjang 2020, neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus US$5,5 miliar, lebih baik jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang mengalami defisit sebesar US$1,93 miliar.

“Dengan posisi ini sebetulnya neraca perdagangan kita baik selama Juni 2020 maupun year to date Januari hingga Juni 2020,” ucap Kecuk.

Berita Lainnya