sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

OJK siapkan 6 inisiatif strategis kebijakan 2021

Kebijakan OJK ke depan ini akan dituangkan dalam Masterplan Sektor Jasa Keuangan 2020-2024.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Jumat, 06 Nov 2020 17:57 WIB
OJK siapkan 6 inisiatif strategis kebijakan 2021
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 939.948
Dirawat 149.388
Meninggal 26.857
Sembuh 763.703

Otoritas Jasa Keuangan menyiapkan enam inisiatif strategi kebijakan di 2021, untuk menghadapi berbagai perkembangan dan tantangan di sektor jasa keuangan termasuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, enam inisiatif strategis 2021 ini akan menjadi acuan OJK dalam menjalankan berbagai kebijakan di 2021 yang antara lain fokus pada upaya mendorong sektor jasa keuangan (SJK) menjadi katalis percepatan pemulihan ekonomi nasional. 

“Saya minta semua kebijakan yang dikeluarkan oleh OJK betul-betul mampu menjadi ‘obat yang mujarab’ bagi terciptanya sektor jasa keuangan yang stabil serta mampu mewujudkan quantum leap dalam proses pemulihan ekonomi,” katanya dalam keterangan resmi, Jumat (6/11).

Selain itu, OJK juga akan mengarahkan kebijakannya untuk memperkuat industri jasa keuangan dengan melakukan desain ulang industri jasa keuangan serta penerapan konsolidasi yang tegas agar pelaku industri keuangan menjadi lebih kokoh dan memiliki daya saing tinggi, baik di industri perbankan, Lembaga pembiayaan dan asuransi seperti IKNB maupun pasar modal atau manajer investasi dan perusahaan efek.

Digitalisasi di sektor jasa keuangan yang terintegrasi dengan sektor riil juga akan dipercepat untuk saling menguatkan dan menopang pertumbuhan ekonomi nasional. Begitu pula kebijakan untuk meminimalkan terjadinya regulatory arbitrage antar sektor di industri jasa keuangan. 

"OJK juga akan terus meningkatkan kontribusi SJK dalam mendukung tercapainya SDGs melalui sustainable finance melalui produk dan layanan keuangan yang ramah lingkungan dan sosial," ujarnya.

Wimboh pun mengungkapkan, upaya memperluas akses keuangan dan peningkatan literasi keuangan bagi masyarakat, pelaku usaha ultra mikro dan UMKM akan ditingkatkan secara masif. 

Berbagai inisiatif OJK dalam meningkatkan akses dan literasi keuangan akan terus didorong, seperti KUR Klaster, Bank Wakaf Mikro, Lakupandai, Jaring, Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir, Bumdes Center, Perluasan dan Optimalisasi TPAKD serta inisiatif digitalisasinya, di antaranya Digitalisasi BWM, Digitalisasi BPR maupun UMKMMU dan KURBali.

Sponsored

Berbagai kebijakan OJK ke depan ini akan dituangkan dalam Masterplan Sektor Jasa Keuangan 2020-2024 yang akan diluncurkan pada akhir tahun ini.

Adapun enam inisiatif strategis 2021 tersebut yaitu: pertama, Arah Pengembangan dan Pengawasan Sektor Jasa Keuangan (SJK); Kedua, Penajaman Pengawasan SJK Terintegrasi Berbasis Teknologi Informasi; ketiga, Percepatan Digitalisasi serta Optimalisasi ekosistem digital dan literasi digital untuk mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional; 

Keempat, Perluasan Akses Keuangan Dalam Rangka Mendukung Pertumbuhan UMKM dan Pemulihan Ekonomi Nasional; Kelima Penguatan ketahanan dan daya saing SJK, dan Keenam, Pengembangan Sustainable Finance. 

Berita Lainnya