sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Pemerintah dorong industri elektronik perluas ekspor ke AS

Indonesia bisa membidik Amerika Serikat sebagai pasar, di tengah seretnya pasokan barang elektronik dari China.

Laila Ramdhini
Laila Ramdhini Jumat, 14 Feb 2020 13:35 WIB
Pemerintah dorong industri elektronik perluas ekspor ke AS
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 74018
Dirawat 35764
Meninggal 3535
Sembuh 34719

Kementerian Perindustrian mendorong industri elektronik di dalam negeri untuk menembus dan memperluas pasar ekspor. Direktur Industri Elektronika dan Telematika, Kementerian Perindustrian, R. Janu Suryanto mengatakan salah satu negara tujuan ekspor yang bisa dibidik yakni Amerika Serikat.

“Ini sebagai upaya merebut peluang dari dampak perang dagang dengan China. Pemerintah bertekad untuk lebih menggenjot nilai ekspor nasional, terutama dari sektor industri, yang selama ini telah memberikan kontribusi paling besar,” kata Janu Suryanto dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (14/2).

Menurut Janu, pada 2019, nilai ekspor kelompok produk komputer, barang elektronik, dan optik mencapai US$1,1 miliar atau naik dibanding perolehan tahun 2018 sebesar US$1 miliar.

“Kami meyakini, nilai ekspor dari produk elektronik kita akan meningkat di tahun ini,” ujar Janu.

Optimisme tersebut lantaran ceruk pasarnya masih terbuka lebar, termasuk ke negara nontradisional. “Sedangkan, akibat perang dagang, membuat berkurangnya pasokan produk elektronik dari China ke Amerika Serikat,” ujarnya.

Oleh karena itu, Kemenperin memberikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan elektronik di dalam negeri yang kian agresif mendobrak pintu ekspor. Salah satunya yakni PT Adi Pratama Indonesia yang berdiri sejak 2015.

“Beberapa hari lalu, saya turut melepas ekspor produk CCTV Camera buatan pabrik di Tangerang ke Amerika Serikat,” tutur Janu.

Sementara itu, Direktur PT Adi Pratama Indonesia Raymond Tedjokusumo menjelaskan awal mulanya perusahaan ini melakukan perakitan untuk menciptakan produk telepon seluler dan PC Tablet. Kemudian berkembang memproduksi CCTV Camera serta DVR/NVR/UVR pada tahun 2017. 

Sponsored

“Kami melihat potensi penjualan CCTV Camera sangat baik, hingga akhirnya kami mendapatkan pesanan dari pembeli di Amerika Serikat. Ke depannya, kami berharap bisa ekspor juga produk NVR, UVR, dan IPC Camera,” kata dia.

Jumlah CCTV Camera produksi Adi Pratama Indonesia yang diekspor perdana ke Amerika Serikat sebanyak 1.488 set atau 11.904 unit. Setelah mampu menembus ke pasar Amerika Serikat, perseroan berencana mengincar ke beberapa negara tujuan ekspor lainnya, seperti Eropa, Turki, Iran, India, Brasil, dan Rusia. 

“Kami sebagai perusahaan yang telah berhasil melakukan ekspor ke pasar Amerika Serikat, kami sangat senang dengan hal ini. Kami telah melakukan peningkatan kualitas dan standar produksi, agar produk yang kami hasilkan dapat diterima di pasar AS. Selain itu, hal tersebut meningkatkan omzet penjualan dan kinerja pada SDM kami,” paparnya.

Berita Lainnya