sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Pemerintah siapkan Rp4,2 triliun untuk kredit UMKM digital

Nilai bantuan dan jumlah UMKM yang akan disasar dapat bertambah seiring dengan penyerapan

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Jumat, 17 Jul 2020 18:52 WIB
Pemerintah siapkan Rp4,2 triliun untuk kredit UMKM digital

Pemerintah meluncurkan produk baru yaitu digital kredit usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) atau disingkat DigiKU dengan menggandeng Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan platform digital tersebut adalah untuk memudahkan pelaku UMKM mendapat akses permodalan sekaligus mendorong UMKM untuk beralih pada industri digital.

"Hari ini akan jadi saksi sebuah inovasi yang menjawab kebutuhan permodalan pelaku UMKM. Melalui inovasi program ini,  bantuan modal finansial senilai Rp4,2 triliun akan disalurkan bagi 1 juta UMKM yang ada dalam ekosistem digital," katanya saat launching DigiKU via daring, Jumat (17/7). 

Dia mengatakan nilai bantuan dan jumlah UMKM yang akan disasar dapat bertambah seiring dengan penyerapan yang diberikan dan juga kebutuhan akses modal tersebut bagi UMKM.

Selain itu, program ini juga akan menyelaraskan basis data mitra UMKM pada ekosistem digital dengan basis data nasabah yang dimiliki Himbara. Dengan demikian, proses pencairan pinjaman yang dilakukan oleh UMKM dapat dilakukan dengan lebih cepat.

"Keselarasan data ini akan memudahkan dan mempercepat proses pengajuan dan persetujuan kredit bagi UMKM hanya dalam waktu 15 menit," ujarnya.

Menurutnya, DigiKU menjadi sebuah bukti nyata keberpihakan Himbara bagi pelaku UMKM. Dengan adanya platform baru tersebut, diperkirakan UMKM dapat meningkatkan produksi dan merambah pasar yang lebih luas.

"Inovasi dan semangat gotong royong untuk menambah dan mendorong pertumbuhan ekonomi terutama pelaku UMKM harus terus digaungkan. Mari bawa semangat gotong royong, persatuan dan kesatuan," ucapnya.

Sponsored

Menurut Luhut, sebagai tulang punggung perekonomian nasional dengan kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) sebesar 60% dan berkontribusi terhadap 14% total ekspor nasional, UMKM harus didukung penuh, lebih lagi di masa pandemi Covid-19 agar perekonomian nasional secara keseluruhan dapat bergerak.

"Saya percaya UMKM memiliki kemampuan untuk terus berinovasi dan berkreasi dan mari bersama sama kita dukung dan ambil bagian dengan bangga dan beli produk produk buatan UMKM," tuturnya.

Berita Lainnya