sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

PLN siapkan stasiun pengisian baterai kendaraan listrik

PLN sudah menyiapkan dua skema pengusahaan stasiun pengisian baterai kendaraan listrik.

Laila Ramdhini
Laila Ramdhini Rabu, 04 Sep 2019 11:45 WIB
PLN siapkan stasiun pengisian baterai kendaraan listrik

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)/PLN siap mendukung era kendaraan listrik dengan menyiapkan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Plt Direktur Utama PLN, Sripeni Inten Cahyani menyatakan hal ini menyusul diterbitkannya Peraturan Presiden (Perpres) 5/2019 tentang Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) Untuk Transportasi Jalan.

"Kami memberikan kemudahan bagi semua pihak yang ingin bersama-sama mengembangkan kendaraan listrik. Mulai dari pelanggan sampai partner yang ingin bekerjasama," ungkap Inten di Jakarta, Rabu (4/9).

Terdapat dua skema bisnis SPKLU yang digagas PLN, yaitu Company Owned Company Operated (COCO) dan Partner Owned Partner Operated (POPO).

Dukungan yang diberikan PLN berupa diskon tambah daya listrik sebesar 75% bagi pemilik motor listrik dan diskon 100 persen atau gratis bagi pemilik mobil listrik. "Agar pemilik kendaraan listrik bisa menggunakan station charging di masing-masing rumahnya tanpa kendala daya listrik," katanya.

Dalam kesempatan terpisah, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan meyakini bahwa Indonesia saat ini sudah bisa menjadi produsen kendaraan listrik. Hal ini karena berbagai bahan komponen pendukung pembuatannya sudah ada di dalam negeri.

Luhut mengingatkan sekitar 70%-80% komponen pembentuk baterai lithium yang esensial bagi kendaraan listrik sudah terdapat di Indonesia.

"Saat ini udara di berbagai kota besar seperti Jakarta sudah tercemar sehingga penting untuk menggantikan kendaraan yang masih menggunakan energi fosil agar berubah menjadi kendaraan listrik yang lebih ramah lingkungan," kata Luhut dalam acara Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2019 di Jakarta, Rabu (4/9).

Sponsored

Dalam kesempatan itu, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko juga menyatakan penggunaan kendaraan listrik juga bisa membantu menyehatkan PLN karena berarti akan semakin banyak kendaraan listrik yang menggunakan energi aliran listrik dari PLN untuk melakukan pengisian daya muat baterai.

"Saya yakin kalau sekarang mobil listrik harganya masih mahal, sebentar lagi akan bisa dikonsumsi secara luas oleh masyarakat Indonesia," ucapnya. (Ant)