logo alinea.id logo alinea.id

PTDI ekspor pesawat CN-235 dan NC-212 ke lima negara

PTDI tahun ini berencana mengekspor pesawat jenis CN-235 dan NC-212 ke lima negara.

Soraya Novika
Soraya Novika Selasa, 12 Feb 2019 16:29 WIB
PTDI ekspor pesawat CN-235 dan NC-212 ke lima negara

PT Dirgantara Indonesia (Persero) atau PTDI tahun ini berencana mengekspor pesawat jenis CN-235 dan NC-212 ke lima negara.

Keloma negara yang menjadi sasaran ekspor tahun ini meliputi Malaysia, Thailand, Nepal, Senegal, dan Filipina.

"Kita rencana targetkan Thailand, Filipina, Malaysia. Dari segi permintaan, Nepal dan Senegal juga mereka minta jenis CN235. Juga Thailand dua jenis NC212," ujar Direktur Utama PTDI Elfien Goentoro di Jakarta, Selasa (12/2).

Elfien mengungkapkan serah terima pesawat yang dilakukan tahun ini merupakan kontrak yang sudah disepakati dari tahun sebelumnya. Meski demikian, dia enggan menyebut nilai ekspor yang diraih perusahaan.

“Karena masing-masing berbeda. Kontraknya sudah beberapa tahun yang lalu, bukan baru. Itu kan kita tinggal serahkan tahun ini," urainya.

Menurut Elfien, sebelumnya PTDI telah bekerja sama dengan negara-negara yang sama sejak lama. Sepanjang 2018 saja, PTDI sudah melakukan serah terima 18 unit pesawat dan helikopter. 

"Ini kontrak dari 2002, 2003, 2004 baru kita selesaikan semua. Kan bikin pesawat paling tidak butuh dua tahun, itupun hitungan paling cepatnya," bebernya.

Selain ekspor pesawat, PTDI saat ini juga akan meneruskan kerja samanya dengan Airbus Helicopters (AH) untuk kategori 'industrial corporation agreement'. Selama ini memang PTDI mengerjakan komponen Airbus mulai signetal dari metal. 

Sponsored

"Kerja sama untuk bisa membuat komponennya pesawat Airbus dan kerja sama itu sudah berjalan sejak lama," tutupnya.

Sebagaimana diketahui, kerja sama PTDI dan Airbus telah terlaksana per 7 Februari 2018 lalu melalui penandatanganan Affidavit tentang Kerjasama Perdangangan, Industri, dan Layanan (CISA) dengan Airbus Helicopters (AH).

Melalui kesepakatan itu, PTDI dan AH akan meningkatkan dan memperkuat hubungan kedua belah pihak, terutama pada peningkatan kemampuan PTDI dalam product support, service center, dan maintenance, repair, and overhaul (MRO).


 

Hellboy: Film superhero dengan banyak lubang

Hellboy: Film superhero dengan banyak lubang

Sabtu, 20 Apr 2019 19:01 WIB
 Prabowo dan halusinasi kuasa

Prabowo dan halusinasi kuasa

Kamis, 18 Apr 2019 20:53 WIB