sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

PUPR klaim Program BSPS serap 287.006 tenaga kerja

Setiap sasaran kegiatan mendapatkan Rp17,5 juta.

Fatah Hidayat Sidiq
Fatah Hidayat Sidiq Senin, 30 Nov 2020 08:04 WIB
PUPR klaim Program BSPS serap 287.006 tenaga kerja
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 882.418
Dirawat 138.238
Meninggal 25.484
Sembuh 718.696

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengklaim, Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) berhasil menyerap 287.006 tenaga kerja.

"Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat berpenghasilan rendah untuk menghuni rumah yang layak sekaligus membuka lapangan pekerjaan sebagai tukang untuk rehabilitasi rumah," ujar Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, dalam keterangan tertulis, Senin (30/11).

Karenanya, dia berharap, program tersebut dapat meningkatkan kualitas hidup penerima bantuan dengan memiliki rumah yang lebih layak, sehat, dan nyaman.

Kementerian PUPR mengalokasikan Rp4,78 triliun untuk melaksanakan Program BSPS. Hingga 26 November 2020, sudah teralisasi 93,46%.

Di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), program menyasar 5.000 rumah tidak layak huni. Namun. baru terealisasi 3.555 unit.

"Kami terus berupaya melaksanakan pembangunan perumahan untuk masyarakat di DI Yogyakarta dengan baik sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan," jelas Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Jawa III Ditjen Perumahan Kementerian PUPR, Mochammad Mulya Permana.

"Dengan dukungan masyarakat yang bergotong royong serta pendampingan dari tenaga fasilitator lapangan (TFL), pembangunan rumah tersebut bisa selesai tepat waktu," sambungnya.

Kegiatan padat karya bedah rumah itu dilakukan dengan metode padat karya tunai (PKT) guna mempertahankan daya beli masyarakat dan mengurangi angka pengangguran.

Sponsored

Penyaluran BSPS dalam bentuk material bangunan sebesar Rp15 juta per sasaran. Sedangkan upah tukang Rp2,5 juta per orang.

Berita Lainnya