sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Terpengaruh sentimen negatif global, IHSG diperkirakan dibuka melemah

Ada lima sentimen yang akan memengaruhi gerak IHSG pekan ini.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Selasa, 26 Mei 2020 07:16 WIB
Terpengaruh sentimen negatif global, IHSG diperkirakan dibuka melemah
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 75699
Dirawat 36455
Meninggal 3607
Sembuh 35638

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan terkonsolidasi melemah pada pembukaan hari ini, akibat sentimen negatif yang datang dari pasar saham dunia di saat pasar Indonesia libur. 

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee, mengatakan, ada lima sentimen yang akan memengaruhi gerak IHSG pekan ini. Sentumen pertama datang dari rencana undang-undang keamanan nasional baru China yang membuat Beijing punya kontrol lebih besar kepada Hong Kong. 

"RUU ini ditentang Amerika Serikat (AS) dan berpotensi menimbulkan perang dingin kedua negara yang merupakan ekonomi terbesar dunia saat ini," kata Hans, Senin (25/5).

Sentimen kedua datang dari tuduhan Trump pada ketidakmampuan China mengatasi pandemi Covid-19 yang menyebar ke seluruh dunia, juga berpotensi menaikkan tensi kedua negara.

Sentimen selanjutnya mengenai Rancangan Undang-undang yang disetujui Senat AS, terkait peningkatan pengawasan terhadap perusahaan China. Hans menyebut, hal ini adalah sentimen negatif di pasar keuangan dan kemunduran dalam perkembangan pasar modal dunia, khususnya Amerika Serikat.

Sementara pelonggaran bertahap lockdown oleh sebagian negara bagian AS dan negara-negara dunia menjadi sentimen positif pasar pekan ini. 

"Tetapi, kekawatiran gelombang kedua menjadi perhatian pasar. Adapun sejauh ini tidak ditemukan tanda-tanda gelombang kedua Covid-19," tutur Hans. 

Sentimen kelima datang dari angka klaim pengangguran AS yang masih tinggi, meskipun dalam tren penurunan. Pasar mengkhawatirkan setelah pelonggaran lockdown ternyata tidak terjadi penciptaan lapangan kerja seperti yang di harapkan. 

Sponsored

"Beberapa pekan ke depan menjadi periode penting bagi pasar keuangan dunia. Karena pelaku pasar akan mencermati apakah pelonggaran lockdown mampu mengembalikan daya beli dan mengembalikan ekonomi kembali normal sebelum pandemi Covid-19," ujarnya. 

Hans pun memperkirakan IHSG akan cenderung terkonsolidasi melemah di awal pekan dan berpotensi mengalami rebound pada akhir pekan. Adapun support IHSG ada di level 4.460 sampai 4.317 dan resistance di level 4.609 sampai 4.726.

Berita Lainnya