logo alinea.id logo alinea.id

69 orang tewas akibat kebakaran di Bangladesh

Kebakaran terjadi pada Rabu (20/2) malam di sebuah distrik tua Chawkbazar di Dhaka.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Kamis, 21 Feb 2019 11:03 WIB
69 orang tewas akibat kebakaran di Bangladesh

Kebakaran hebat melanda distrik tua di ibu kota Bangladesh, Dhaka, menewaskan sedikitnya 69 orang.

Insiden itu terjadi pada Rabu (20/2) malam di sebuah bangunan perumahan bertingkat. Lantai satu bangunan dilaporkan digunakan untuk menyimpan bahan kimia yang mudah terbakar.

Menurut media setempat, api dengan cepat menyebar ke gedung-gedung terdekat. Pihak berwenang mengatakan bahwa pada Kamis (21/2) pagi, api telah dikendalikan.

"Kebakaran diduga berasal dari tabung gas sebelum dengan cepat menyebar," ujar kepala layanan pemadam kebakaran negara itu Ali Ahmed.

Situs berita lokal BDNews24 menambahkan bahwa lantai dasar bangunan itu menampung sejumlah toko dan lantai pertama digunakan untuk menyimpan plastik, kosmetik, dan parfum.

Sejumlah keluarga tinggal di lantai lain gedung tersebut.

Wilayah Chawkbazar yang sudah berusia berabad-abad di Dhaka memiliki jalan-jalan yang sempit dan jarak bangunan tempat tinggal yang rapat.

"Api berkobar di empat bangunan yang bersebelahan," terang Ahmed. "Ada kemacetan lalu lintas ketika kebakaran terjadi. Api menyebar begitu cepat sehingga orang tidak bisa melarikan diri."

Sponsored

Wakil Komisaris Polisi Metropolitan Dhaka Ibrahim Khan memaparkan bahwa korban juga termasuk orang-orang yang berada di luar gedung, sejumlah pengunjung di sebuah restoran dan beberapa tamu pesta pernikahan.

Seorang lelaki, yang tokonya hancur terbakar, menjelaskan bahwa dia berhasil lolos dari kobaran api ketika pergi ke apotek.

"Ketika saya berada di apotek, saya mendengar ledakan besar," kata Haji Abdul Kader kepada AFP.

"Saya berbalik dan melihat seluruh jalan terbakar. Api ada di mana-mana ... Saya menderita luka bakar dan dilarikan ke rumah sakit."

Bangladesh memiliki masalah terus-menerus dengan peraturan keselamatan bangunan yang tidak diikuti.

Pada 2013, lebih dari 1.100 orang meninggal dan ribuan lainnya terluka ketika sebuah bangunan yang menaungi sejumlah pabrik garmen bernama Rana Plaza di Dhaka runtuh.

Sumber : BBC