sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

AS, Inggris, dan Kanada walk out dari pertemuan G-20

Perwakilan dari ketiga negara meninggalkan sesi ketika delegasi Rusia berbicara pada pertemuan.

Nadia Lutfiana Mawarni
Nadia Lutfiana Mawarni Kamis, 21 Apr 2022 09:16 WIB
AS, Inggris, dan Kanada walk out dari pertemuan G-20

Amerika Serikat, Inggris, dan Kanada walk out dari pertemuan G-20 di Washington, Rabu (20/4) waktu setempat sebagai bentuk protes terhadap invasi Rusia ke Ukraina. Keputusan ini menyuratkan risiko perpecahan antara negara-negara anggota G-20 di tengah misi memulihkan ekonomi global.

Dikutip The Guardian, Kamis (21/4), perwakilan dari ketiga negara meninggalkan sesi ketika delegasi Rusia berbicara pada pertemuan. Seorang sumber mengatakan, gubernur Bank of England, Andrew Bailey, dan seorang pejabat senior Departemen Keuangan termasuk di antara orang-orang yang meninggalkan pembicaraan.

Walk out pada sesi tersebut yang berlangsung di sela-sela pertemuan musim semi IMF terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran makin lambatnya pemulihan ekonomi akibat konflik internasional. Kepala IMF, Kristalina Georgieva, memperingatkan 75 tahun keuntungan pembangunan bisa terancam oleh perpecahan internasional.

Ditanya tentang potensi pemogokan pada pertemuan G-20, Georgieva mengatakan, dunia telah mencapai momentum penting bagi kemitraan global untuk mengatasi berbagai masalah termasuk pandemi, perang di Ukraina, darurat iklim, dan meningkatnya kemiskinan. 

"Jelas ada fakta yang sangat dan sangat meresahkan yang harus kita hadapi. Saya tidak pernah berpikir bahwa saya akan hidup melalui perang lain di Eropa dalam skala yang saat ini terjadi," katanya.

Kanselir Inggris, Rishi Sunak, berkicau di Twitter, perwakilan Inggris telah keluar dari pertemuan. 

"Kami bersatu dalam kecaman kami terhadap perang Rusia melawan Ukraina dan akan mendorong koordinasi internasional yang lebih kuat untuk menghukum Rusia," katanya.

Sementara, Menteri Keuangan AS, Janet Yellen, mengatakan bahwa dia tidak menyetujui kehadiran seorang pejabat senior Rusia. Departemen Keuangan AS menyebut, sebelumnya Yellen bertemu dengan Menteri Keuangan Indoesia, Sri Mulyani Indrawati yang saat ini menjabat sebagai presidensi G-20 untuk menekankan bahwa tidak akan melibatkan Rusia dalam kerja sama ekonomi global.

Sponsored
Berita Lainnya