sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

AS mulai vaksinasi Covid-19 pekan depan

Kematian akibat Covid-19 telah meningkat tajam sejak November 2020 di AS.

Cindy Victoria Dhirmanto
Cindy Victoria Dhirmanto Minggu, 13 Des 2020 23:04 WIB
AS mulai vaksinasi Covid-19 pekan depan
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Warga Amerika Serikat (AS) mulai menerima vaksin virus Covid-19 Pfizer/BioNTech mulai Senin. Hal tersebut setelah diizinkan untuk penggunaan darurat.

Menurutu Jendral Gustave Perna, tiga juta dosis pertama dari vaksin tersebut akan dikirimkan ke seluruh negara bagian pada akhir pekan ini. Vaksin itu menawarkan perlindungkan 95% terhadap Covid-19 dan dianggap aman oleh Food and Drug Administration (FDA). 

Pada hari Sabtu (12/12), AS mencatat korban harian 3.309 kematian terkait virus corona. Angka tersebut telah dilaporkan di situs web Universitas Johns Hopkins dan jumlah tertinggi dalam satu hari di mana pun di dunia. 

Kematian akibat Covid-19 telah meningkat tajam sejak November 2020 di AS. Mengotorisasi penggunaan darurat vaksin Pfizer/BioNTech pada hari Jumat, FDA mendapat tekanan kuat dari pemerintahan Trump untuk melakukannya dengan mengatakan langkah itu merupakan tonggak penting dalam pandemi.

Penggerak inokulasi massal menggunakan dosis vaksin yang sama telah dimulai di Inggris. "Harapkan 145 situs di seluruh negara bagian untuk menerima vaksin pada hari Senin, 425 situs lainnya pada hari Selasa, dan 66 situs terakhir pada hari Rabu," katanya, seraya menambahkan bahwa distribusi minggu depan akan menyelesaikan pengiriman awal vaksin dan perlindungan Pfizer/BioNTech. 

Jenderal Perna mengungkapkan, 100% yakin bahwa dosis yang dibutuhkan untuk mengalahkan musuh Covid-19 akan diangkut dengan aman. Dia memperingatkan, bagaimanapun, bahwa sementara itu kemajuan seminggu, "kami tidak akan selesai sampai setiap orang Amerika memiliki akses ke vaksin".

Vaksin Pfizer telah mendapat persetujuan regulasi di Inggris, Kanada, Bahrain, dan Arab Saudi. Seperti negara-negara tersebut, otoritas kesehatan AS diharapkan memprioritaskan petugas kesehatan dan penghuni panti asuhan untuk dosis pertama. 

Lebih banyak orang AS di luar kelompok prioritas tertinggi kemungkinan besar bisa mendapatkan vaksin pada Januari, dengan ketersediaan umum diharapkan pada April. (Sumber BBC).

Sponsored
Berita Lainnya