sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Badai terburuk sejak 1880, Brisbane dilanda 'bom hujan' yang menewaskan 7 warga

Walikota Brisbane, Adrian Schrinner, menggambarkan cuaca ekstrem sebagai "bom hujan di atas Queensland tenggara".

Fitra Iskandar
Fitra Iskandar Minggu, 27 Feb 2022 16:57 WIB
Badai terburuk sejak 1880, Brisbane  dilanda 'bom hujan' yang menewaskan 7 warga

Badai hebat menghantam kota Brisbane di timur Australia pada hari Minggu. Lebih dari 1.400 rumah di ibu kota Queensland itu terdampak, sementara lebih dari 28.000 rumah tanpa listrik di seluruh negara bagian itu.

Walikota Brisbane, Adrian Schrinner, menggambarkan cuaca ekstrem sebagai "bom hujan di atas Queensland tenggara".

Perdana Menteri Queensland Annastacia Palaszczuk memohon kepada orang-orang yang tinggal di Brisbane untuk tinggal di rumah ketika sistem cuaca bergerak ke selatan ke daerah pemukiman utama.

Biro Meteorologi Australia juga telah mengeluarkan peringatan banjir untuk sebagian besar Queensland dan utara New South Wales.

Lebih dari 100 sekolah di Queensland tenggara akan ditutup pada Senin. Layanan penyelamatan negara mengatakan mereka menerima 100 permintaan per jam untuk bantuan dalam beberapa hari terakhir.

Di antara orang-orang yang tewas dalam banjir adalah seorang pria berusia 34 tahun yang mencoba berenang ke tempat yang aman setelah air menenggelamkan mobilnya, dan seorang lagi yang kendaraannya hanyut di negara bagian tetangga, New South Wales. Polisi terus mencari seorang pria berusia 70-an yang jatuh ke Sungai Brisbane pada hari Jumat. Dilaporkan sedikitnya tujuh orang tewas dalam bencana ini.

Sekitar 700 orang diminta meninggalkan kota Gympie di Queensland pada hari Sabtu setelah ketinggian air di Sungai Mary melonjak melebihi 22,06 meter sehingga menciptakan banjir terparah di kota itu sejak tahun 1880-an.

Hujan deras mengguyur Australia timur selama lebih dari seminggu. Ahli meteorologi mengatakan banjir dan badai petir akan berlanjut hingga Senin, sebelum mulai mereda di Queensland, tetapi bergerak ke selatan ke New South Wales, di mana beberapa komunitas berisiko di timur lautnya telah diperintahkan untuk pergi.

Sponsored

Risiko banjir sungai dan banjir bandang "sangat nyata dalam beberapa hari mendatang", kata Menteri Layanan Darurat di New South Wales Steph Cooke.

Berita Lainnya

, : WIB

, : WIB

, : WIB

Google suntik mati YouTube Go, ada apa?

Minggu, 14 Agst 2022 13:16 WIB
×
tekid