sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kritik fatalitas Covid-19, Biden: Trump tak pantas jadi presiden

Biden menyebut Trump bertanggung jawab atas kematian warga AS akibat Covid-19.

Valerie Dante
Valerie Dante Jumat, 23 Okt 2020 13:02 WIB
Kritik fatalitas Covid-19, Biden: Trump tak pantas jadi presiden
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 534.266
Dirawat 66.752
Meninggal 16.825
Sembuh 445.793

Debat calon calon presiden Amerika Serikat ( AS) yang berlangsung Kamis (22/10) malam berlangsung lebih tertib ketimbang sebelumnya. Dalam gelaran itu, calon presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden, pada Kamis (22/10) malam mengatakan siapa pun yang bertanggung jawab atas kematian akibat Covid-19 di Amerika Serikat (AS) selama masa jabatan Presiden Donald Trump tidak pantas menjadi presiden.

Biden menyebut, lebih dari 222.000 warga AS telah tewas akibat pandemi, yang juga telah menginfeksi sekitar 8,4 juta orang di Negeri Paman Sam.

Dia mengkritik tanggapan Trump terhadap Covid-19.

"Siapa pun yang bertanggung jawab atas kematian sebanyak itu seharusnya tidak pantas menjadi Presiden AS," tegas Biden, dalam debat terakhir capres AS yang berlangsung di Belmont University, Nashville.

Mantan wakil presiden itu menambahkan, Trump tidak memiliki rencana komprehensif untuk menanggapi pandemik. Biden menyebut bahwa jika dia terpilih sebagai presiden, dia akan mendorong warga AS untuk memakai masker, menjalani rapid test, serta menerapkan standar keamanan nasional untuk membuka kembali sekolah dan bisnis.

Sementara itu, Trump membantah kritik Biden dengan mengatakan bahwa pemerintahannya telah berhasil mengendalikan virus tersebut. Dia menuturkan, lonjakan kasus infeksi di beberapa negara bagian seperti Florida, Arizona, dan Texas sudah berhasil dikendalikan. Dia mengklaim, lonjakan di negara bagian lainnya juga segera dihadapi dengan efektif.

"Lonjakan itu akan menghilang. Seperti yang saya selalu katakan, keadaannya akan membaik di negeri ini," ujar dia.

Trump mengatakan bahwa vaksin Covid-19 akan tersedia dalam beberapa minggu, merujuk pada perkembangan oleh perusahaan farmasi Johnson & Johnson, Moderna, dan Pfizer.

Sponsored

Presiden Trump juga menyebut warga AS kini telah belajar untuk "hidup" dengan Covid-19. Menurutnya, tidak akan menutup negara itu lagi sebagai tanggapan atas lonjakan kasus.

"Kita tidak bisa menutup negara kita," kata Trump. "Kita tidak bisa mengunci diri di ruang bawah tanah seperti yang dilakukan Joe."

Biden kemudian membantah pernyataan presiden tentang warga AS yang belajar beradaptasi dengan virus, mengutip proyeksi bahwa fatalitas akibat Covid-19 di negara itu dapat melebihi 400.000.

"Trump berkata, 'kami sedang belajar untuk beradaptasi dan hidup dengan virus ini.' Salah, orang-orang justru mati karenanya," tutur Biden.

Koresponden Gedung Putih dari NBC News, Kristen Welker, menjadi moderator debat pada Kamis, yang akan menyentuh masalah kebijakan pemerintah, Covid-19, keamanan nasional, perubahan iklim, hingga isu rasial. (Associated Press)

Berita Lainnya