sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Berkunjung ke Prancis, Prabowo bahas kerja sama industri pertahanan

Ini merupakan pertemuan keduanya sepanjang 2020.

Valerie Dante
Valerie Dante Jumat, 23 Okt 2020 10:14 WIB
Berkunjung ke Prancis, Prabowo bahas kerja sama industri pertahanan
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 511.836
Dirawat 64.878
Meninggal 16.225
Sembuh 429.807

Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Pertahanan Prancis, Florence Parly, di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan) Prancis, Paris, pada Rabu (21/10). Keduanya secara khusus membahas kerangka kerja sama pertahanan ke depannya.

Mereka menyambut baik berbagai kemajuan yang dicapai dalam mempererat kerja sama pertahanan kedua negara tahun ini, termasuk upaya memajukan industri pertahanan Indonesia.

"Saya mencatat kemajuan yang cukup pesat dari kemitraan strategis Indonesia-Prancis di bidang pertahanan dalam setahun ini. Indonesia ingin terus mengembangkan kerja sama dengan Prancis di berbagai sektor pertahanan, termasuk dalam memperkuat alutsista TNI dan memajukan kapasitas industri pertahanan Indonesia sebagai bagian dari global production chain produk alutsista," sebut Prabowo melalui keterangan tertulis KBRI Paris, Jumat (23/10).

Dalam pertemuan pada Januari, kedua menhan sepakat membuat Perjanjian Kerja Sama Bidang Pertahanan (Defense Cooperation Agreement/DCA). Perjanjian tersebut akan memayungi kemitraan sektor pertahanan secara komprehensif, seperti pendidikan dan latihan militer, keamanan maritim, pemberantasan terorisme, pengembangan industri pertahanan, hingga penguatan kapasitas penanganan bencana macam coronavirus baru (Covid-19).

Lebih lanjut, kedua menhan meminta tim perunding segera menyelesaikan DCA agar dapat ditandatangani pada akhir 2020, sebagai bagian dari peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Prancis.

Bertemu untuk kedua kalinya pada 2020, Duta Besar RI untuk Prancis, Arrmanatha Nasir, menyatakan, hal tersebut menunjukkan semakin intensifnya komunikasi dan kerja sama pertahanan antara kedua negara.

"Di tengah pandemi Covid-19 yang mengharuskan berbagai kegiatan tertunda, kerja sama Indonesia-Prancis pada bidang pertahanan semakin erat, tidak saja terlihat dari intensitas komunikasi kedua menhan, tetapi juga dengan kegiatan kelompok kerja Strategic Defense Equipment Cooperation yang sudah dua kali bertemu tahun ini," ujarnya.

Dalam pertemuan, kedua menhan juga membahas perkembangan situasi dan dinamika kawasan Indo-Pasifik. Prancis menaruh perhatian khusus terhadap kawasan Indo-Pasifik mengingat selain memiliki teritori, sekitar 1,6 juta warganya berada di kawasan tersebut.

Sponsored

Dalam konteks ini, kedua pihak menegaskan pentingnya terus berkontribusi dalam menjaga stabilitas dan keamanan kawasan.

Kerja sama Indonesia-Prancis di bidang pertahanan selama ini dilandaskan kesepakatan keduanya pada 2017 melalui Letter of Intent (LoI) atau Pernyataan Kehendak peningkatan kerja sama pertahanan, termasuk kelautan dan keamanan maritim.

Setiap tahunnya sejak 2013, kerja sama pertahanan bilateral di beberapa bidang, seperti pelatihan dan pendidikan, saling kunjung, dan pemberantasan terorisme, dibahas melalui forum Dialog Pertahanan Indonesia-Prancis (Indonesia-France Defense Dialogue/IFDD).

Berita Lainnya