sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Obama: Trump tidak akan melindungi kita

Obama meminta warga AS untuk memilih penantang Trump dari Partai Demokrat, Joe Biden.

Valerie Dante
Valerie Dante Kamis, 22 Okt 2020 19:08 WIB
Obama: Trump tidak akan melindungi kita
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 527.999
Dirawat 66.752
Meninggal 16.646
Sembuh 441.983

Barack Obama menggelar rapat umum di Pennsylvania, Amerika Serikat, pada Rabu (21/10). Dia menyampaikan kecaman keras terhadap Presiden Donald Trump.

Mengenakan masker berwarna hitam bertuliskan "VOTE", Obama mengkritik Trump atas tanggapannya terhadap Covid-19 yang telah menewaskan lebih dari 220.000 orang di Negeri Paman Sam.

"Delapan bulan setelah pandemik pertama kali terdeteksi di AS, kasus infeksi masih terus meningkat di seluruh negeri," ujar mantan Presiden AS itu. "Donald Trump tidak akan melindungi kita semua. Dia bahkan tidak bisa melindungi dirinya sendiri."

Obama kemudian meminta warga AS untuk memilih penantang Trump dari Partai Demokrat, Joe Biden.

"Apa yang kita lakukan sekarang 13 hari ke depan akan menjadi penentu masalah kita selama beberapa dekade mendatang," katanya.

Obama, yang pada masa pemerintahannya kerap menyampaikan pesan optimistis tentang harapan dan perubahan, mengakui bahwa perbaikan kualitas di bidang apa pun tidak akan selalu berjalan lancar.

Lebih lanjut, dia mendesak, warga kulit hitam dan kaum muda progresif untuk tidak mengabaikan kondisi politik dalam negeri saat ini.

Partai Demokrat percaya bahwa jumlah pemilih kulit hitam bisa menjadi penentu di negara bagian seperti Pennsylvania, di mana Hillary Clinton kehilangan kurang dari 45.000 suara pada 2016. Tahun itu, jumlah pemilih di antara pemilih Afrika-Amerika turun secara nasional.

Sponsored

Obama mengunjungi Philadelphia pada Agustus, ketika dia menyampaikan pidato serius di Konvensi Nasional Demokrat yang diselenggarakan secara virtual, di mana dia memperingatkan, bahwa masa depan demokrasi AS tergantung pada keseimbangan dalam Pilpres 2020.

Dia mengatakan Biden dan calon wakil presidennya, Kamala Harris, tidak akan mengabaikan nasihat pakar kesehatan masyarakat, memperkuat teori konspirasi, atau memicu ketakutan nasional.

"Dengan Joe dan Kamala di pucuk pimpinan, Anda tidak perlu memikirkan hal-hal gila yang mereka katakan setiap hari," kata Obama.

Kembalinya Obama ke jalur kampanye, yang sempat ditunda akibat Covid-19, adalah yang pertama dari sejumlah acara publik yang akan dia selenggarakan atas nama Biden dan Harris di senja kampanye Pilpres AS 2020.

Mengolok-olok obsesi Trump dengan rating acara televisinya sendiri, Obama menyebut, bahwa Trump menganggap kepresidenannya seperti reality show.

"Tapi masalahnya, ini bukan reality show. Ini kenyataan," sambungnya. "Dan kita semua harus hidup dengan konsekuensi dari Trump yang tidak mampu melaksanakan tugasnya dengan benar." (The Guardian)

Berita Lainnya