sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Prancis panggil Dubes Iran terkait penahanan dua warganya

Iran hingga kini menolak tuntutan Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk membebaskan Fariba Adelkhah dan Roland Marchal.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Sabtu, 28 Des 2019 20:09 WIB
Prancis panggil Dubes Iran terkait penahanan dua warganya
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 257388
Dirawat 58788
Meninggal 9977
Sembuh 187958

Prancis memanggil duta besar Iran pada Jumat (27/12), guna menuntut pembebasan dua warga negara mereka yang ditahan di penjara Iran.

"Seperti yang telah digarisbawahi oleh presiden dan juga menteri luar negeri pada berbagai kesempatan, penahanan mereka tidak dapat ditoleransi," demikian diungkapkan Kementerian Luar Negeri Prancis.

Utusan Iran tersebut diterima oleh salah satu pejabat paling senior di Kementerian Luar Negeri Prancis.

Iran disebut memperketat penahanan terhadap warga asing dan warga negara ganda atas tuduhan mata-mata dan membahayakan keamanan di tengah kebuntuan yang berlarut-larut dengan Barat sejak Amerika Serikat hengkang dari kesepakatan nuklir (JCPOA), yang ditujukan untuk mengekang kegiatan nuklir Iran.

Sponsored

Teheran hingga kini menolak tuntutan Presiden Prancis Emmanuel Macron agar pihaknya membebaskan Fariba Adelkhah dan Roland Marchal, koleganya di Institut Ilmu Politik Paris. Kedua akademisi itu ditangkap pada Juni.

Menurut pemerintah Prancis, akses konsuler bagi kedua warganya itu ditolak selama mereka ditahan.

Fariba dan seorang akademisi asing lainnya yang ditangkap, Kylie Moore-Gilbert yang merupakan blasteran Inggris-Australia, lewat surat bertanggal 24 Desember menyebut bahwa mereka mulai menolak makan dan minum. Keduanya ditahan di Penjara Evin di Teheran. (Ant)

Berita Lainnya
×
img