sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Ratu Elizabeth II dukung keputusan Harry dan Meghan

Ratu Elizabeth menyatakan, keluarga kerajaan telah melakukan diskusi konstruktif tentang masa depan Harry dan Meghan.

Valerie Dante
Valerie Dante Selasa, 14 Jan 2020 11:24 WIB
Ratu Elizabeth II dukung keputusan Harry dan Meghan
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 2956
Dirawat 2494
Meninggal 240
Sembuh 222

Ratu Elizabeth II mengungkapkan, dia mendukung keputusan Pangeran Harry dan istrinya, Meghan Markle, untuk mengubah peran mereka di keluarga kerajaan serta membangun kehidupan baru di Kanada dan Inggris.

Dalam pernyataan yang dirilis Istana Buckingham pada Senin (13/1), Ratu Elizabeth menyatakan, keluarga kerajaan telah melakukan diskusi konstruktif tentang masa depan Harry dan Meghan.

"Saya dan keluarga kerajaan sepenuhnya mendukung keinginan Harry dan Meghan untuk menjalani kehidupan baru sebagai keluarga muda," kata Ratu Elizabeth.

"Meskipun menurut kami lebih baik mereka tetap bekerja penuh waktu sebagai anggota keluarga kerajaan, kami menghormati dan memahami keinginan mereka untuk menjalani kehidupan yang lebih mandiri."

Anggota keluarga kerajaan pada Senin bertemu di Sandringham untuk mendiskusikan masa depan Harry dan Meghan setelah pasangan itu mengumumkan keputusan mereka untuk mundur sebagai anggota keluarga kerajaan senior.

Dalam pengumuman pada Rabu (8/1), Harry dan Meghan juga menyatakan bahwa mereka ingin memiliki peran progresif baru di dalam keluarga kerajaan di mana mereka akan mandiri secara finansial, sambil terus menghormati tanggung jawab mereka kepada Ratu Elizabeth, persemakmuran, dan organisasi-organisasi yang mereka lindungi.

Atas keinginan Harry dan Meghan untuk hidup lebih mandiri, Ratu Elizabeth mengatakan bahwa telah disepakati adanya periode transisi di mana pasangan itu akan membagi waktu untuk hidup di Kanada dan Inggris.

Ratu Elizabeth mengharapkan keputusan akhir terkait persoalan ini dapat diumumkan dalam beberapa hari mendatang.

Sponsored

"Ini adalah masalah rumit bagi keluarga saya dan ada beberapa pekerjaan yang harus dilakukan, tetapi saya meminta keputusan akhir untuk diumumkan dalam beberapa hari mendatang," ujar Ratu Elizabeth.

Sejarawan Robert Lacey menyebut bahwa pernyataan Ratu Elizabeth setelah pertemuan pada Senin terkesan sangat merefleksikan kekhawatiran pribadinya.

"Pernyataan itu memperlihatkan Ratu Elizabeth yang berbicara kepada rakyatnya mengenai keluarganya. Menurut saya dia menyampaikan kekhawatiran yang dia rasakan," jelas Lacey.

Dalam pernyataan itu, alih-alih menggunakan gelar resmi pasangan, Ratu Elizabeth memanggil mereka "Harry dan Meghan".

Penny Junor, penulis buku tentang bangsawan Inggris, mengatakan bahwa pernyataan itu memperlihatkan seorang nenek yang berbicara tentang keluarganya.

"Kondisi Harry dan Meghan sangat rentan saat ini. Menurut saya, mereka merasa tidak bahagia, terisolasi, tidak dicintai, dan tidak dihargai. Dan pernyataan Ratu Elizabeth memperlihatkan bahwa keluarga kerajaan berupaya berhati-hati dalam menangani kondisi pasangan itu," ujar Junor. 

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau menyatakan bahwa belum ada diskusi mengenai keinginan Harry dan Meghan untuk menetap di Kanada, termasuk soal keamanan dan pajak.

Tidak ada anggota keluarga kerajaan lain, termasuk Ratu Elizabeth atau Pangeran William, yang diajak berkonsultasi oleh Harry dan Meghan terkait keputusan tersebut. Namun, keduanya mengatakan bahwa keputusan itu adalah hasil diskusi dan refleksi selama berbulan-bulan.

Harry dan William bantah isu bullying

Pada Senin, Harry dan William mengeluarkan pernyataan bersama untuk membantah klaim yang menyebutkan bahwa hubungan mereka rusak akibat intimidasi.

Dalam pernyataan itu, mereka membantah laporan The Times yang menyebut bahwa Harry dan Meghan merasa didorong menjauh dari keluarga kerajaan dan terus-menerus diintimidasi oleh Pangeran William.

"Meskipun telah disangkal, hari ini, sebuah laporan palsu terbit di sebuah surat kabar Inggris yang berspekulasi mengenai hubungan antara Duke of Sussex dan Duke of Cambridge," jelas pernyataan itu. "Bagi kedua saudara yang sangat peduli mengenai masalah kesehatan mental, penggunaan bahasa yang provokatif di laporan tersebut sangat berbahaya."

The Times menolak untuk mengomentari pernyataan bersama William dan Harry.

Pada Oktober, Harry menanggapi spekulasi tentang keretakan hubungannya dengan William dengan mengatakan bahwa mereka sedang berada di jalur yang berbeda, tetapi dia tetap sangat menyayangi kakaknya. (BBC dan Euro News)

Bau busuk kejar tayang revisi KUHP

Bau busuk kejar tayang revisi KUHP

Rabu, 08 Apr 2020 17:05 WIB
Ironi kebut legislasi di tengah pandemi

Ironi kebut legislasi di tengah pandemi

Rabu, 08 Apr 2020 11:36 WIB
Berita Lainnya