sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Resmi, Uni Emirat Arab buka Kedubes di Israel

Kedutaan baru, yang terletak di Bursa Efek Tel Aviv, itu adalah kedutaan negara teluk pertama yang berdiri di Israel.

Fitra Iskandar
Fitra Iskandar Rabu, 14 Jul 2021 16:41 WIB
Resmi, Uni Emirat Arab buka Kedubes di Israel

Kedutaan Besar Uni Emirat Arab secara resmi dibuka di Tel Aviv pada hari Rabu (14/7). Upacara peresmian dihadiri oleh Presiden Israel Isaac Herzog dan Duta Besar UEA untuk Israel Mohamed Al Khaja. Bendera Israel dan Emirat dikibarkan di luar gedung.

Kedutaan baru, yang terletak di Bursa Efek Tel Aviv, itu adalah kedutaan negara teluk pertama yang berdiri di Israel. Kedutaan Israel di UEA diresmikan bulan lalu. Kedutaan Besar ini untuk menjembatani kepentingan bisnis kedua negara.

Dalam pidatonya di acara hari Rabu, Al Khaja menyatakan harapan bahwa peresmian akan menjadi tonggak untuk hubungan “antara masyarakat dan bangsa.”

Herzog berterima kasih kepada mantan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu atas perannya dalam normalisasi hubungan antara Israel dan UEA, dan mengatakan perdamaian antara kedua negara akan menguntungkan kedua bangsa.

“Perjanjian damai kami akan menyelamatkan nyawa. Melalui inisiatif bersama tentang keamanan dan pangan dan air, perjanjian ini akan mengarah pada masa depan yang lebih fleksibel dan berkelanjutan. Dan melalui dialog antar manusia, kedua budaya kita akan diperkaya,” kata Herzog, seperti dikutip JNS, Selasa (14/7).

Selain itu, perjanjian itu lebih luas, kepentingan regional, kata presiden Israel.

“Kesepakatan Abraham akan mempromosikan stabilitas dan keamanan di seluruh wilayah kami, dan menjadi contoh bagi semua orang tentang janji dan potensi perdamaian yang sangat besar. Perdamaian bersejarah” antara kedua negara harus diperluas ke negara lain," tambahnya.

“Kami adalah orang-orang yang mencari perdamaian, dan menginginkan perdamaian yang akan ditanggapi secara positif dan dengan jabat tangan yang kuat. Dalam panggilan telepon saya baru-baru ini dengan para pemimpin regional, saya kembali menyadari bahwa kami memiliki lebih banyak mitra dan sekutu dalam misi ini daripada yang kami kira. Baik Yudaisme maupun Islam mengajarkan bahwa salah satu nama Tuhan adalah ‘damai,'” kata Herzog.(Sumber: JNS)

Sponsored
Berita Lainnya