sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

RI-China sepakat perkuat ekonomi pascapandemi

Kerja sama dibahas dalam lawatan Menlu dan Menteri BUMN ke China, Kamis (20/8).

Valerie Dante
Valerie Dante Jumat, 21 Agst 2020 10:51 WIB
RI-China sepakat perkuat ekonomi pascapandemi

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, didampingi Menteri BUMN, Erick Thohir, mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri China, Wang Yi di Sanya, Hainan, Kamis (20/8). Kedua pihak membahas beberapa isu, salah satunya pemulihan ekonomi nasional.

"Indonesia dan China memiliki tekad kuat untuk memperkokoh kerja sama ekonomi selama dan pascapandemi Covid-19 (coronavirus baru)," jelas Retno dalam pengarahan media secara virtual, Kamis malam.

Dirinya menjelaskan, kerja sama ekonomi akan diperkuat di bidang perdagangan dan investasi. "Dari waktu ke waktu, kita terus berupaya menurunkan angka defisit perdagangan," sambung dia.

Retno memaparkan, angka ekspor Indonesia ke China meningkat sekitar 11,74% dibandingkan tahun sebelumnya. Pada semester I 2020 naik menjadi US$13,77 miliar dibandingkan periode yang sama pada 2019 sebesar US$12,32 miliar.

Sementara untuk investasi, China masih menduduki peringkat kedua terbesar di Indonesia setelah Singapura.

"Pada semester I 2020, terjadi pengingkatan investasi dari US$2,2 miliar menjadi US$2,4 miliar atau meningkat 9% dibandingkan dengan periode yang sama pada 2019," jelas Retno.

Di sisi lain, Indonesia mengusulkan pembentukan joint working group for trade guna memfasilitasi berbagai hambatan perdagangan dan semakin membuka pasar China bagi produk Indonesia.

Travel corridor
Dalam kesempatan sama, Indonesia dan China menyepakati essential business travel corridor arrangement yang secara khusus mengatur perjalanan bisnis penting dan perjalanan kedinasan yang mendesak.

Sponsored

"Ini adalah travel corridor ketiga yang telah Indonesia sepakati. Yang pertama dengan Uni Emirat Arab pada 29 Juli dan (kedua) dengan Korea Selatan yang mulai berlaku sejak 17 Agustus," jelas Retno.

Dia menyatakan, travel corridor Indonesia-China yang diluncurkan pada Kamis akan segera berlaku.

Berita Lainnya