logo alinea.id logo alinea.id

Sempat tertahan di bandara Hong Kong, atlet renang DKI pulang malam ini

Rombongan tim renang DKI Jakarta yang berjumlah 47 orang sempat menginap satu malam di gedung KJRI Hong Kong.

Valerie Dante
Valerie Dante Selasa, 13 Agst 2019 16:49 WIB
Sempat tertahan di bandara Hong Kong, atlet renang DKI pulang malam ini

Atlet renang nasional, Gagarin Nathaniel Yus, termasuk dalam rombongan tim renang DKI Jakarta yang tertahan di Bandara Internasional Hong Kong. Tim renang itu terdiri dari Pelatda DKI Jakarta dan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Mahasiswa (PPLM) DKI Jakarta.

Bersama dengan anggota tim renang DKI Jakarta lainnya, pria yang akrab disapa Gerin itu mengikuti kejuaran renang di Hong Kong.

Aksi unjuk rasa damai yang digelar di Bandara Internasional Hong Kong pada Senin (12/8) menyebabkan penutupan bandara dan pembatalan seluruh penerbangan. Imbasnya, tim renang DKI Jakarta yang beranggotakan 47 orang itu sempat terdampar di bandara.

"Sekarang sudah mau pulang, sudah dapat penerbangan pulang pukul 19.00 naik Cathay Pacific," tutur Gerin saat dihubungi Alinea.id pada Selasa (13/8).

Gerin menyampaikan bahwa kondisi bandara sudah kondusif dan tidak dipadati pengunjuk rasa seperti pada Senin.

"Sekarang memang masih ada beberapa demonstran tetapi enggak seramai kemarin. Sudah jauh lebih kondusif," ujarnya.

Dia mengatakan, dalam aksi unjuk rasa damai pada Senin, demonstran membagikan sejumlah selebaran kepada para pelancong yang berada di area bandara.

Ada pula selebaran yang merinci kekerasan polisi dalam menangani sejumlah demonstrasi yang sudah berlalu.

Sponsored

Uniknya, Gerin mengaku bahwa para pengunjuk rasa juga membagikan makanan dan minuman bagi wisatawan yang terdampar di bandara.

"Mereka bagi-bagi minum sama roti untuk turis yang terjebak di bandara," jelasnya.

Pada Selasa, Konsul Muda Penerangan dan Sosial-Budaya KJRI Hong Kong Fajar Kurniawan menyampaikan bahwa sejak Senin malam, rombongan tim renang DKI Jakarta bermalam di gedung konsulat.

Fajar menjelaskan bahwa selain rombongan tim renang DKI Jakarta, ada sekitar 23 WNI lainnya yang tertahan di bandara karena penerbangan mereka dibatalkan.

"Beberapa dari mereka ada yang ingin pulang ke Indonesia dan ada pula yang hendak menuju negara-negara Eropa," kata dia kepada Alinea.id.

Menurut Fajar, pada Selasa pagi waktu setempat, aktivitas di bandara terpantau normal dan toko-toko sudah beroperasi seperti biasa.

"Hanya penjagaannya saja terlihat lebih ketat, banyak petugas keamanan di luar dan dalam bandara," jelasnya.

Reuters melaporkan bahwa demonstrasi yang semakin masif telah menjerumuskan Hong Kong ke dalam krisis politik paling parah dalam beberapa dekade terakhir.

Awalnya protes dimulai sebagai penentangan terhadap RUU esktradisi yang sekarang sudah ditangguhkan. Kini, protes tumbuh menjadi seruan lebih luas untuk reformasi demokrasi.

Ribuan pengunjuk rasa yang menduduki bandara menyebabkan penutupan bandara dan pembatalan ratusan penerbangan pada Senin. Pada Selasa pagi waktu setempat, pihak berwenang mengumumkan bahwa bandara kembali dibuka. 

Otoritas bandara mengatakan sejumlah penerbangan sudah beroperasi tetapi ratusan lainnya masih dibatalkan.

Maskapai penerbangan nasional Hong Kong, Cathay Pacific, mengumumkan telah membatalkan lebih dari 200 penerbangan masuk dan keluar bandara pada Selasa.

Salah satu bandara tersibuk di dunia itu menyalahkan demonstrasi atas gangguan penerbangan pada Senin. Namun, pemicu utama atas pembatalan penerbangan tidak jelas karena pengunjuk rasa yang menduduki aula kedatangan sejak Jumat (9/8) telah menjalankan aksi protes damai.

Para pengunjuk rasa mengatakan mereka memerangi erosi perjanjian "satu negara, dua sistem" yang menjamin sejumlah keistimewaan dan kebebasan bagi Hong Kong. Perjanjian tersebut disepakati ketika Inggris mengembalikan kota itu ke China pada 1997.