sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

UE-ASEAN jalin kerja sama pembangunan senilai US$15,3 juta

Uni Eropa mengucurkan US$295 juta untuk program pembangunan di ASEAN pada 2014-2020.

Valerie Dante
Valerie Dante Jumat, 14 Agst 2020 15:17 WIB
UE-ASEAN jalin kerja sama pembangunan senilai US$15,3 juta
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 377.541
Dirawat 63.576
Meninggal 12.959
Sembuh 301.006

Pada Rabu (13/8), Duta Besar Uni Eropa (UE) untuk ASEAN, Igor Driesmans, mengumumkan proyek kerja sama pembangunan baru dengan ASEAN senilai €13 atau setara US$15,3 juta.

Proyek-proyek tersebut akan mendukung urbanisasi dan pengelolaan hutan berkelanjutan serta kinerja Lembaga Audit Tertinggi ASEAN.

Dubes Driesmans menuturkan, UE adalah mitra signifikan bagi ASEAN dalam pembangunan, mendukung kawasan dengan total US$295 juta untuk program integrasi regional sejak 2014 hingga 2020.

Bidang prioritas penting kerja sama antara UE-ASEAN, adalah pembangunan berkelanjutan, perubahan iklim, dan lingkungan.

"Saya sangat senang hari ini mengumumkan dimulainya tiga program kerja sama UE-ASEAN yang baru. Program ini akan menguntungkan warga ASEAN dengan mendukung kota cerdas dan hijau, pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan di bidang kehutanan, serta transparansi dan akuntabilitas pemerintah," tuturnya dalam keterangan tertulis Kedutaan Besar UE untuk ASEAN.

Proyek-proyek baru yang akan dimulai tahun ini akan mendukung urbanisasi berkelanjutan dengan fokus pada solusi cerdas melalui digitalisasi dan penggunaan teknologi, mendukung tata kelola hutan dan perizinan dan perdagangan kayu yang berkelanjutan, serta memperkuat kapasitas kawasan dan meningkatkan kesadaran dan penerapan standar internasional.

Driesmans menyebut, bahwa UE dan ASEAN menunjukkan komitmen kuat untuk meningkatkan kemitraan dan kerja sama di tengah pandemi coronavirus baru (Covid-19) serta ketidakpastian ekonomi global.

"Di masa-masa sulit ini, kami menunjukkan bahwa kerja sama adalah jalan ke depan untuk mengatasi tantangan mendesak, termasuk perubahan iklim dan pandemi," lanjutnya.

Sponsored

Dalam menangani pandemi, dia menyebut, UE sebelumnya telah memobilisasi paket "Tim Eropa" senilai lebih dari US$945 juta untuk membantu ASEAN mengatasi krisis kesehatan global serta memperkuat sistem kesehatan, air, dan sanitasi.

Berita Lainnya