sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Berhati-hati saat investasi

Maraknya kasus korupsi yang melibatkan perusahaan Manajer Investasi (MI) membuat investor harus berhati-hati dalam memilih instrumen.

Qonita Azzahra
Qonita Azzahra Senin, 22 Feb 2021 19:02 WIB
Berhati-hati saat investasi
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Kasus korupsi yang melanda tiga perusahaan asuransi plat merah Indonesia, Jiwasraya, Asabri dan BPJS Ketenagakerjaan, berimbas pada dinamika pasar modal. Salah satunya, kinerja instrumen reksa dana menyusul terjeratnya puluhan Manajer Investasi (MI) dalam kasus megakorupsi itu.

Selain itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga melakukan suspensi beberapa reksa dana. Diantaranya, tujuh produk milik PT Sinar Mas Asset Management, yaitu Danamas Pasti, Danamas Stabil, Danamas Rupiah, Danamas Rupiah Plus, Simas Saham Unggulan, Simas Syariah Unggulan, dan Simas Syariah. Instruksi pembekuan itu tertuang dalam surat S-452/PM.21/2020 yang dikirimkan ke sistem S-INVEST per 20 Mei 2020 lalu. 

Selain itu, pada awal Februari OJK kembali mensuspen dua produk reksadana dari PT Sucorinvest Asset Management, yaitu Sucorinvest Money Market Fund dan Sucorinvest Citra Dana Berimbang. 

Alinea. id mengulas dampak terseretnya beberapa MI dan suspensi beberapa produk reksa dana ini disini.

Sponsored

Berita Lainnya

1 tahun penanganan Covid-19: Masih banyak PR

Selasa, 02 Mar 2021 07:17 WIB

Perpres 10/2021 Batasi Peredaran Miras Ilegal

Selasa, 02 Mar 2021 13:00 WIB

1 tahun penanganan Covid-19: Masih banyak PR

Selasa, 02 Mar 2021 07:11 WIB