sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

50 ribu mobil tinggalkan Jakarta, Tol Japek contraflow

Ruas tol Jakarta-Cikampek diberlakukan contraflow hingga kilometer 61, sedangkan Japek Elevated kembali dibuka.

Sukirno
Sukirno Sabtu, 21 Des 2019 18:27 WIB
50 ribu mobil tinggalkan Jakarta, Tol Japek contraflow
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 939.948
Dirawat 149.388
Meninggal 26.857
Sembuh 763.703

Sebanyak 50.000 kendaraan lebih telah meninggalkan Jakarta via Gerbang Tol Cikampek Utama pada H-5 Natal (20/12), demikian catatan PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Corporate Communication Department Head Jasa Marga Faiza Riani mengatakan, jumlah kendaraan yang melintas itu melonjak 50% ketimbang rata-rata lalu lintas harian.

"Lalu lintas harian normal sebanyak 33.000 kendaraan, dan meningkat sebesar 63% dibandingkan periode yang sama tahun 2018," kata dia, Sabtu (21/12).

Hingga 20 Desember 2019, jumlah kendaraan yang melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama masih sebesar 22% dari total jumlah prediksi semula.

Diprediksi masih terdapat 78% atau 182.000 kendaraan yang akan melalui Gerbang Tol Cikampek Utama sampai 24 Desember.

Jasa Marga, pihak kepolisian, dan Dinas Perhubungan Darat terus memantau lonjakan jumlah volume kendaraan melalui jalan tol untuk dapat mengambil tindakan rekayasa lalu lintas yang ditujukan untuk kenyamanan para pengguna Jalan Tol Trans Jawa.

Pihak Jasa Marga memprediksi puncak arus mudik Natal 2019 akan jatuh pada Sabtu ini.

Sebanyak 61.000 kendaraan diprediksi akan melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama untuk menuju Jalan Tol Trans Jawa.

Sponsored

Jumlah itu meningkat 83% dari lalu lintas harian normal dan melonjak 28% dari periode yang sama pada 2018.

Sejumlah kendaraan mobil golongan satu melintas di atas jalan Tol Layang (Elevated) Jakarta - Cikampek (Japek) di Bekasi, Jawa Barat, Minggu (15/12). / Antara Foto

Contraflow

Sementara itu, operator jalan tol pelat merah Jasa Marga memperpanjang sistem lalu lintas melawan arus (contraflow) sampai kilometer 61 karena terjadi peningkatan volume lalu lintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek).

"Rekayasa contraflow awalnya diterapkan sejak kilometer 47 sampai kilometer 53, namun sistem itu diperpanjang sampai kilometer 61 sejak pukul 10.15 WIB," ujar Faiza.

Saat ini terpantau kondisi lalu lintas Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek padat di beberapa titik.

Dengan diterapkannya sistem contraflow, diharapkan kepadatan yang terjadi pada titik pertemuan Jalan Tol Japek Elevated II dan jalan tol Japek kilometer 48 dan menjelang tempat istirahat di kilometer 50 dapat mencair.

Jasa Marga telah menyiagakan para petugas dan menyiapkan rambu-rambu yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan contraflow.

Jalan tol Jakarta-Cikampek (Japek) memiliki panjang 73 kilometer dan memiliki 18 pintu tol.

Dari pintu keluar Cikampek, para pengendara dapat meneruskan perjalanan menuju Padalarang melalui Jalan Tol Cipularang atau menuju Cirebon melalui Jalan Tol Cikopo-Palimanan.

Adapun, Tol Layang Japek II arah Cikampek dipastikan beroperasi normal. "Akses masuk menuju Jalan Tol Japek II Elevated dari arah Cawang sempat ditutup sementara oleh kepolisian pada pukul 12.00 sampai 12.10 dan pukul 13.30 sampai 13.50," ujar Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru pada kesempatan terpisah.

Dwimawan menyatakan bahwa penutupan itu bersifat situasional dan atas diskresi pihak kepolisian.

Saat ini kondisi arus lalu lintas jalan tol Jakarta-Cikampek cenderung normal. Tidak terdapat antrean pada akses masuk arah Cikampek di Simpang Susun Cikunir.

Kepadatan terpantau pada akses keluar kilometer 47 dan kilometer 48 yang merupakan dampak pertemuan dengan lalu lintas Japek eksisting. (Ant)

Berita Lainnya
×
img