sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Arahan Jokowi soal PTM: Jumlah murid 25%, maksimal 2 jam

Semua guru harus selesai divaksin Covid-19 sebelum PTM dimulai.

Manda Firmansyah
Manda Firmansyah Senin, 07 Jun 2021 13:59 WIB
Arahan Jokowi soal PTM: Jumlah murid 25%, maksimal 2 jam

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar pembelajaran tatap muka (PTM) yang dijadwalkan dimulai pada Juli 2021 harus dilaksanakan dengan ekstra hati-hati.

PTM, lanjut Menkes, wajib dilaksanakan secara terbatas dan tidak boleh melebihi dua hari dalam seminggu. Jumlah murid yang hadir dalam PTM secara terbatas hanya boleh maksimal 25% dari total peserta didik.

“Setiap hari maksimal hanya 2 jam dan opsi menghadirkan anak di sekolah ditentukan orang tua. Semua guru harus selesai divaksinasi sebelum mulai. Jadi, mohon bantuannya kepada kepala daerah, prioritaskan guru dan lansia, terutama guru-guru ini harus sudah divaksinasi sebelum PTM,” ucapnya dalam konferensi pers virtual, Senin (7/6).

Menkes juga menyinggung tingginya kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah dan Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Dalam waktu 1,5 minggu, tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy rate/BOR) rumah sakit di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah dan Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, meningkat drastis.

Untuk itu, jelas Menkes, pihaknya mengirim 50.000 dosis vaksin Covid-19 khusus untuk Kabupaten Kudus untuk segera disuntikan supaya dapat mengurangi risiko penularan. Selain itu, 50.000 dosis vaksin Covid-19 juga bakal dikirim ke Kabupaten Bangkalan.

Kenaikan kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah disebabkan kegiatan religi, seperti ziarah kubur. Sedangkan kenaikan kasus Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, diklaim akibat kedatangan banyak pekerja migran Indonesia (PMI).

Kembali ke PTM, Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) sebelumnya menilai pembelajaran tatap muka pada Juli 2021 sulit dipaksakan serentak. Sebab, varian baru Covid-19 dengan penularan lebih cepat telah banyak ditemukan di Indonesia.

Terdapat dua indikator mutlak sekolah bisa memulai PTM pada tahun ajaran baru Juli 2021 nanti. Yaitu, tuntasnya vaksinasi guru dan tenaga kependidikan (tendik), serta semua sekolah telah memenuhi daftar periksa kesiapan PTM yang tidak dapat ditawar-tawar. 

Sponsored

Jika persyaratan belum terpenuhi, maka perpanjangan PJJ adalah opsi terbaik. "Kami dari awal mendapatkan laporan dari jaringan P2G daerah, vaksinasi guru tendik memang lambat di daerah-daerah," ujar Satriwan Salim dalam keterangan tertulis, Jumat (4/6).

Berita Lainnya