sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Berikut skema pengaturan arus balik lebaran Bakauhuni-Merak

Pemerintah menyiapkan skema penyeberangan menghadapi arus balik Lebaran 2019.

Khaerul Anwar
Khaerul Anwar Selasa, 04 Jun 2019 10:43 WIB
Berikut skema pengaturan arus balik lebaran Bakauhuni-Merak

Pemerintah menyiapkan skema penyeberangan menghadapi arus balik Lebaran 2019 dari Pelabuhan Bakauhuni, Lampung ke Pelabuhan Merak, Banten. 

Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi memprediksi arus balik Lebaran 2019 akan terjadi pada tanggal 7 hingga 10 Juni 2019 dengan puncak arus balik pada tanggal 8 hingga 9 Juni.

"Tadi kami telah mempersiapkan skema mengenai arus balik, mengenai penyeberangan di Bakauheni-Merak," kata Budi Setiyadi usai memimpin rapat persiapan arus balik Lebaran 2019 di Pelabuhan Merak, Banten, Selasa (4/6).

Berikut skema yang akan dilakukan pada arus balik lebaran dari Pelabuhan Bakauhuni ke Pelabuhan Merak. Yakni, skema bongkar dan muat di Dermaga 5 dan 6 Pelabuhan Bakauhuni akan dikhususkan untuk kegiatan muat, kemudian untuk Dermaga 4,5, dan 7 khusus untuk kegiatan bongkar penumpang dan tidak ada aktivitas pengangkutan di Pelabuhan Merak.

Lalu, bila terjadi antrean menuju Bakauhuni sepanjang 1 kilometer dari pintu masuk, maka kendaraan dari tol Lampung-Bakauheni akan dikeluarkan di gerbang tol Simpang Hatta dan Kalianda. Apabila antrean mencapai 4 kilometer, maka akan dikeluarkan exit tol Sidomulyo. "Intinya kita meperlambat gerakan para pemudik untuk tidak menggunakan jalan tol, namun keluar melalui jalan arteri supaya upaya penumpukan di Bakauhuni itu cair dulu baru masuk," kata Budi.

Guna memperlambat kendaraan ke Pelabuhan Bakauhuni, pemerintah akan memberlakukan waktu dengan cara entry tol di Terbanggi Besar-Simpang Pematang akan dilakukan skema buka tutup dengan menyesuaikan waktu jam 06.00 pagi buka dan ditutup jam 16.00 sore.

Kemudian, data manifest penumpang diberlakukan di semua kendaraan selama arus balik Lebaran 2019. Jadi, sistem manual akan diberlakukan pada saat di Bakauhuni.

Skenario pengaturan sistem muat kendaraan ke kapal juga diberlakukan dengan skenario sangat padat. Kapal yang dioperasikan di atas 5.000 GT dengan waktu maksimal 45 menit di semua Dermaga. "Jadi isi enggak isi, harus berangkat," katanya.

Sponsored

Selain itu juga diberlakukan diferensiasi tarif diskon siang hari jam 08.00 pagi sampai jam 20.00 malam. Lalu, tarif naik hingga 10% saat malam hari. Untuk penggunaan tugboat di Pelabuhan Bakauheni hanya dikenakan biaya BBM saja, bagi kapal gagal sandar akan dibantu tugboat, sedangkan di Merak akan tetap dikenakan sesuai tarif yang berlaku.

"Tiga jam ke bawah akan dikenakan biaya Rp25 juta di Bakauhuni," katanya.

Juga, selama arus balik, penggantian kapal hanya dilakukan di Pelabuhan Merak. Adapun untuk di Pelabuhan Bakauhuni dilakukan pergantian kapal hanya dalam kondisi emergency.