sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Diperiksa Satgas Antimafia Bola, Sesmenpora ngaku kenal 4 Exco PSSI

Gatot menjalani pemeriksaan sebagai 10 menit oleh Satgas Antimafia Bola.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Kamis, 04 Apr 2019 17:44 WIB
Diperiksa Satgas Antimafia Bola, Sesmenpora ngaku kenal 4 Exco PSSI

Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga, Gatot S Dewa Broto, kembali menjalani pemeriksaan oleh penyidik Satuan Tugas Antimafia Bola terkait kasus pengaturan skor di Liga Indonesia. Dalam pemeriksaannya, Gatot mengaku hanya mengenal empat anggota Komite Eksekutif Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Usai diperiksa, kepada wartawan Gatot mengatakan, pemeriksaan terhadap dirinya hanya berlangsung selama 10 menit. Dalam pemeriksaan itu, dirinya dimintai keterangan terkait dua hal oleh penyidik. Pertama, mengonfirmasi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) miliknya. Konfirmasi dilakukan karena BAP milik Gatot bakal segera dilimpahkan pada kejaksaan.

Tak hanya itu, Gatot mengaku juga dimintai keterangan seputar kasus dugaan pengaturan skor liga 2 atas tersangka eks Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Hidayat. Pemeriksaan itu, kata Gatot, penyidik menegaskan kepadanya apakah mengenal tersangka Hidayat yang merupakan anggota Exco PSSI.

“Saya katakan tidak mengenal saudara Hidayat,” ucap Gatot.

Menurut Gatot, dirinya hanya mengenal sebagian dari anggota Exco PSSI. Itu antara lain Yunus Nusi, Irjen Pol Condro Kirono, Gusti Randa, dan Refrizal. Sementara anggota yang tidak dikenalinya selain Hidayat ialah Yuni Rahman, Sukawijaya, Johar Lin Eng, Dirk Soplanit, Fery Mulyadi, dan Papat Yunisal. 

Dia mengaku tidak mengenali anggota Exco PSSI lainnya karena tidak pernah bertemu dan bertinteraksi secara langsung dengan nama-nama tersebut.

Seperti diketahui, penyidik sebelumnya menjadwalkan pemeriksaan terhadap Gatot pada Selasa (2/4). Namun, dia tak hadir lantaran tidak mendapatkan undangan dari penyidik. Di saat yang sama, Gatot sedang mengurusi kegiatan pelantikan atlet berprestasi sebagai pegawai negeri sipil.

“Saya bertanggung jawab atas acara CPNS atlet berprestasi itu. Saat itu saya mohon maaf di reschedule (pemeriksaan) waktunya,” ucapnya.

Sponsored

Sejauh ini, Satgas Anti Mafia Bola telah menetapkan 16 terangka dalam kasus dugaan pengaturan skor sepak bola Indonesia. Sejumlah nama petinggi PSSI ikut terseret menjadi tersangka yakni, anggota Komite Eksekutif (exco) yang sekaligus ketua asprov PSSI Jawa Tengah Johar Lin Eng, anggota Komisi Disiplin Dwi Irianto alias Mbah Putih. Selain itu, Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono juga ikut menjadi tersangka.

Kemudian, wasit Persibara melawan Persekabpas Nurul Safarid, mantan penanggungjawab PSMP Vigit Waluyo, Direktur Penugasan Wasit PSSI Mansur Lestaluhu, mantan anggota Komite Wasit Priyanto, dan anak Priyanto, Anik Yuni Artika Sari.

Selanjutnya empat perangkat pertandingan Persibara melawan Persekabpas dengan inisial P, CH, NR, dan DS, Muhammad Mardani Mogot (sopir Jokdri), Musmuliadi (OB di PT Persija), Abdul Gofur (OB di PSSI), dan mantan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Hidayat.