logo alinea.id logo alinea.id

Dua anggota polisi jadi korban penembakan kelompok DPO

Penembakan terjadi saat tim gabungan melakukan evakuasi korban mutilasi.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Senin, 31 Des 2018 12:23 WIB
Dua anggota polisi jadi korban penembakan kelompok DPO

Dua anggota dari tim gabungan Polres Marigi dan Polda Sulawesi Tengah menjadi korban penembakan kelompok DPO MIT Poso saat melakukan evakuasi korban mutilasi. Penembakan tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WITA di Panta Kapal Dusun Salubose, Senin (31/12).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan pelaku penembakan merupakan kelompok DPO MIT Poso pimpinan Ali Kalora CS. Pada peristiwa ini, kelompok tersebut melakukan penembakan sebanyak empat kali.

"Dari keempat tembakan yang dilakukan, dua tembakan mengenai Bripka Andrew Maha Putra dan dua tembakan lainnya mengenai Bripka Baso," ujar Dedi.

Awalnya tim gabungan melihat ranting pohon yang berjejer di tengah jalan. Kedua anggota itu kemudian membersihkan ranting-ranting tersebut sampai pada akhirnya dihujani tembakan dari kelompok DPO itu.

Bripka Andrew sempat melakukan tembakan balasan meski dirinya sudah lebih dulu terkena tembakan dari para anggota DPO. Sementara itu, tim lainnya juga melakukan tembakan balasan ke arah datangnya serangan.

"Mereka menembaki dari belakang gunung dan lereng gunung. Kejadian baku tembak itu terjadi selama 30 menit," kata Dedi.

Akibat baku tembak tersebut, Bripka Andrew mengalami luka tembak di bagian punggung sebelah kiri atas, punggung sebelah kanan dan kaki kanannya patah, sedangkan Bripka Baso mengalami luka tembak di bahu sebelah kiri dan pantat.

"Patah tulang yang dialami oleh Bripka Andrew masih belum diketahui apakah dari tembakan atau dari bom lontong yang dilempar oleh DPO MIT Poso," jelasnya.

Sponsored