sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Empat orang tewas usai demo berujung bentrok di Jayapura

Bentrokan tersebut juga mengakibatkan beberapa orang mengalami luka-luka.

Tito Dirhantoro
Tito Dirhantoro Senin, 02 Sep 2019 10:08 WIB
Empat orang tewas usai demo berujung bentrok di Jayapura

Empat orang dilaporkan tewas setelah unjuk rasa anarkistis di Kota Jayapura, Papua, Minggu (1/9) dini hari. Diduga, para korban tewas setelah terlibat bentrok antarwarga yang pro demonstrasi dengan warga yang kontra demonstrasi.

Demikian disampaikan Kapolres Jayapura Kota, AKBP Gustav Urbinas. “Kami berharap tidak ada lagi aksi balas dendam antar warga hingga menimbulkan kasus baru,” kata AKBP Urbinas di Jayapura, Papua, Senin (2/9).

Selain menewaskan warga sipil, bentrokan juga membuat beberapa orang mengalami luka-luka. Belum dapat dipastikan jumlah warga yang mengalami luka-luka tersebut. Ia menegaskan, pihaknya tidak menoleransi bila ada lagi aksi serupa maupun sweeping .

“Apa pun alasannya tidak dibenarkan sehingga kami akan mengambil tindakan tegas,” ujar Urbinas.

Mantan Kapolres Jayapura itu menambahkan, saat ini polisi sudah menahan lima warga dan menetapkan mereka sebagai tersangka karena kedapatan membawa senjata tajam. Kelima tersangka itu dikenai Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

Ketika ditanya tentang situasi kamtibmas, Urbinas mengatakan, saat ini sudah berangsur kondusif dan aktivitas masyarakat mulai normal kembali. Pusat perbelanjaan dan perkantoran yang tidak mengalami dampak, kata dia, sudah beroperasi.

Sementara itu, bangunan yang rusak akibat dibakar atau dilempar pedemo terlihat masih dibersihkan. "Belum semua beroperasi karena ada beberapa bangunan yang terbakar," kata Urbinas.

Sementara Kasubag Humas Polres Jayapura Kota, Iptu Yahya Rumra, mengatakan ketegangan antarwarga di Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua kini sudah ditangani dan kondisi terkini sudah kondusif.

Sponsored

"Ketegangan antarwarga menjelang Subuh tadi itu sudah ditangani," kata Yahya Rumra.

Menurut dia, ketegangan antarwarga yang masih diselidiki itu bisa langsung dilerai aparat kepolisian dibantu Brimob BKO yang dipimpin Kapolsek Abepura, AKP Clif GP Duwith dibantu Kabag Ops Polres Jayapura Kota, Kompol Nursalam Sakka.

"Persoalan itu sudah ditengahi oleh Polsek Abepura dibantu Polres Jayapura Kota," kata Yahya.

Personel Polsek Abepura dan Polres Jayapura Kota dibantu Brimob BKO menjaga sejumlah titik lokasi di sekitaran Distrik Abepura. Sebelumnya, terjadi aksi saling serang antarwarga di kawasan tersebut, namun belum diketahui pemicu bentrokan tersebut.