sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Ganjar: Hasil PPKM pertama belum memuaskan

Pemerintah pusat memutuskan memperpanjang PPKM selama 14 hari hingga 8 Februari 2021.

Fatah Hidayat Sidiq
Fatah Hidayat Sidiq Kamis, 21 Jan 2021 19:41 WIB
Ganjar: Hasil PPKM pertama belum memuaskan
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, siap memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selama dua pekan hingga 8 Februari 2021. Sebanyak 35 daerah di wilayahnya pun diklaim siap melaksanakan opsi meminimalisasi risiko penularan Covid-19 itu.

"Kalau melihat PPKM pertama ini, hasilnya belum menggembirakan. Memang penting untuk mempertimbangkan (perpanjangan) itu agar bisa menekan angka positifnya,” katanya di Kantor Gubernur, Kota Semarang, Kamis (21/1).

Pemerintah mulanya memutuskan PPKM Jawa-Bali selama dua minggu sejak 11 Januari lalu. Belakangan diperpanjang 14 hari lantaran jumlah kasus terkonfirmasi terus bertambah.

Di Jateng, kebijakan tersebut awalnya hanya diterapkan di Solo Raya, Semarang Raya, dan Banyumas Raya. Namun, seluruh daerah memberlakukannya dalam pelaksanaannya.

"Seluruh kabupaten/kota sudah berpartisipasi, sudah 100%. Terakhir kemarin (di) Kendal. Jadi, kalau nanti diberlakukan perpanjangan, tidak perlu diperluas jangkauannya karena semua sudah melakukan," jelasnya.

Ganjar melanjutkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng akan menyiapkan anggaran minimal Rp1 triliun untuk mitigasi risiko PPKM. Meski demikian, masih berkoordinasi dengan pusat terkait alas hukumnya.

"Kami komunikasi terus dengan pusat agar mendapatkan payung hukum, apakah kita perlu refocusing dan seterusnya. Tapi sambil menunggu aturan itu, saya sudah menyiapkan dan ketika aturan turun langsung bisa dieksekusi,” paparnya.

"Mudah-mudahan masyarakat bisa bertahan. Tapi kalau tidak, negara harus hadir membantu,” tandasnya, mengutip situs web Pemprov Jateng.

Sponsored
Berita Lainnya