sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Hasil survei: 40% responden tak bersedia divaksin Covid-19

Survei Populi Center, 70,6% responden yakin pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin bisa mengatasi pagebluk Covid-19.

Akbar Ridwan
Akbar Ridwan Senin, 09 Nov 2020 15:16 WIB
Hasil survei: 40% responden tak bersedia divaksin Covid-19
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Terdapat 60% responden bersedia menggunakan vaksin Covid-19 yang diberikan pemerintah dan 40% menyatakan sebaliknya. Hal tersebut berdasarkan hasil survei yang dilakukan Populi Center. 

Peneliti Populi Center, Nurul Fatin Afifah mengatakan, ada pertanyaan khusus bagi yang tak bersedia divaksin. "Mayoritas menjawab takut akan bahaya/risiko kesehatan dengan 46,5%, tidak percaya vaksin bisa menyembuhkan dengan 15,2%, dan tidak dapat memastikan vaksin halal dengan 13,3%," ujarnya secara tertulis, Senin (9/11).

Sementara terkait pilihan vaksin SARS-CoV-2 yang hendak digunakan, 16,6% responden memilih vaksin dari China, 10,3% percaya buatan Amerika Serikat, dan 8% ingin vaksin produk Jepang.

Berkenaan dengan penanganan pagebluk, responden menilai kinerja Presiden Joko Widodo paling memuaskan adalah dalam memberi bantuan bagi tenaga kesehatan sebesar 56,4%. Lalu, kebijakan penanganan kesehatan 55,9%, bantuan sosial tunai 54,6%, penanggulangan bencana alam 53,1% dan pendidikan dasar 50,9%.

Sponsored

"Ketika ditanya terkait apakah percaya dengan informasi perkembangan Covid-19 dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19, sebesar 66% masyarakat percaya, ada pun sebesar 24% masyarakat tidak percaya," jelasnya.

Lebih lanjut, berdasarkan survei Populi Center, 70,6% responden yakin pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin bisa mengatasi pagebluk Covid-19. Sedangkan yang bersikap sebaliknya ada 19,7%.

Survei nasional Populi Center dilakukan pada 21-30 Oktober 2020 di 100 kabupaten/kota seluruh Indonesia. Metode yang dilakukan adalah wawancara tatap muka dengan 1.000 responden yang dipilih secara acak bertingkat. Margin of error mencapai 3,10% dengan tingkat kepercayaan 95%.

Berita Lainnya