sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

IHSG dibuka menguat, bertahan di level 5.000

Peningkatan indeks saham mengesampingkan kasus Covid-19 yang terus meningkat di AS.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Kamis, 09 Jul 2020 09:48 WIB
IHSG dibuka menguat, bertahan di level 5.000
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 502.110
Dirawat 63.722
Meninggal 16.002
Sembuh 422.386

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,42% ke level 5.097 pada perdagangan Kamis (9/7). Bursa Amerika Serikat ditutup menguat. Dow Jones ditutup naik 0,68%, Nasdaq ditutup naik 1,44%, dan S&P 500 ditutup 3,169.94 naik 0,78%.

Analis Artha Sekuritas, Dennies Christoper mengatakan, bursa saham AS ditutup menguat, di mana indeks Nasdaq mencatatkan rekor tertingginya. "Peningkatan indeks saham mengesampingkan kasus Covid-19 yang terus meningkat di AS," kata Dennies.

Dennies melanjutkan, investor bertaruh pada data ekonomi yang diduga akan membaik. Yaitu, klaim pengangguran yang akan diumumkan pada hari Kamis (9/7).

Pada minggu ini, ekspektasi penambahan klaim hanya sebanyak 1,39 juta pekerja menandakan perlambatan penambahan jumlah klaim pengangguran. Hanya saja, investor juga menanti data pengangguran secara persentase terhadap tenaga kerja yang dipublikasikan pada Jumat ini.

Sponsored

Sementara dari Asia, bursa saham Asia dibuka bervariasi, menanti data konsumen dan inflasi dari Tiongkok yang diduga akan membaik. Indeks Nikkei naik 0,21%, sementara TOPIX yang turun 0,28% terkoreksi di tengah ketegangan antara AS dan Tiongkok. 

Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi mengatakan, jumlah infeksi Covid-19 AS telah mencapai 3 juta, lebih dari seperempat jumlah total infeksi global. Meski demikian, optimisme pasar masih ada selama bank sentral AS memiliki niat untuk terus memberikan stimulus ekonomi global.

"Pergerakan IHSG hari ini berpotensi terkoreksi, didorong oleh aksi profit taking. Sementara itu, investor tengah menanti data klaim pengangguran AS," ujarnya.

Menjinakkan La Nina demi ketahanan pangan

Menjinakkan La Nina demi ketahanan pangan

Senin, 23 Nov 2020 16:42 WIB
Efek domino kekerasan perempuan berbasis online

Efek domino kekerasan perempuan berbasis online

Minggu, 22 Nov 2020 14:48 WIB
Berita Lainnya