sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Jokowi sebut Covid-19 di Jabar terkendali

Terkonfirmasi 7.694 kasus positif Covid-19 di Jabar hingga 11 Agustus.

Fatah Hidayat Sidiq
Fatah Hidayat Sidiq Rabu, 12 Agst 2020 07:34 WIB
Jokowi sebut Covid-19 di Jabar terkendali
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 278722
Dirawat 61379
Meninggal 10473
Sembuh 206870

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpendapat, penanganan coronavirus baru (Covid-19) di Jawa Barat (Jabar) terkendali. Kilahnya, tidak ada zona merah atau berisiko tinggal pada 3-9 Agustus 2020.

"Rata-rata semua sudah pada posisi (zona) kuning dan hijau. Saya harapkan ini terus dipertahankan dan dikendalikan. Syukur (jika) yang kuning semua bisa dilarikan (menjadi zona) ke hijau," katanya di Makodam III/Siliwangi, Kota Bandung, Selasa (11/8).

Pada periode tersebut, terdapat 14 daerah berkategori zona oranye (risiko sedang) dan zona kuning di 13 kabupaten/kota. Sementara di level kecamatan, terdapat 228 wilayah (36%) merupakan zona hijau hingga 5 Agustus. 

Meski demikian, terdapat kenaikan kasus terkonfirmasi di sejumlah daerah. Rata-rata angka reproduksi efektif (Rt) Covid-19 di Jabar di angka 0,86 pada 28 Juli-9 Agustus.

Jokowi pun menyampaikan apresiasi kepada sejumlah pihak. Dari kepala daerah, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Gugus Tugas, tenaga medis, tokoh masyarakat, relawan, serta TNI dan Polri. 

Dirinya pun meminta masyarakat menaati protokol kesehatan hingga vaksin Covid-19 selesai diuji dan bisa dipakai. Antivirus itu dikembangkan Sinovac bersama PT Bio Farma (Persero) dan sedang diuji coba kepada 1.600-an relawan. 

Jokowi juga menyinggung urgensi strategi intervensi berbasis lokal. Penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tingkat desa/kampung, misalnya. "Saya kira, ini sudah dikerjakan Jabar agar diteruskan."

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu lalu menyinggung pentingnya pemakaian masker saat beraktivitas di luar rumah guna memutus rantai penularan Covid-19. "Pilih PSBB atau masker? Kita pilih pakai masker," ujarnya.

Sponsored

"Diharapkan di sini (Jabar) dalam dua minggu ini dibantu TNI/Polri dan Gugus Tugas daerah, urusan masker dikerjakan secara masif," imbuh dia, menukil situs web Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar.

Pada kesempatan sama, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, mengungkapkan, wilayahnya paling rawan penularan Covid-19. Pertimbangannya, jumlah penduduk nyaris 50 juta jiwa.

Namun, Emil, sapaannya, sesumbar, kekompakan seluruh pihak membuat jumlah kasus di Jabar di urutan kelima dari 34 provinsi se-Indonesia. "Hingga saat ini kasus aktif tinggal 2.927 orang. Yang sembuh sudah 4.444 orang," tutupnya.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), terkonfirmasi 7.694 kasus positif Covid-19 di Jabar hingga 11 Agustus, pukul 12.00. Sebanyak 4.483 pasien sembuh, 232 meninggal dunia, dan sisanya dirawat.

Berita Lainnya