sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Jokowi tinjau vaksinasi massal pelaku sektor jasa keuangan

Vaksinasi secara massal, menurut Presiden, dilakukan dalam rangka mempercepat kekebalan komunal dapat segera tercapai.

Achmad Rizki
Achmad Rizki Rabu, 16 Jun 2021 11:12 WIB
Jokowi tinjau vaksinasi massal pelaku sektor jasa keuangan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati meninjau vaksinasi Covid-19 bagi pelaku sektor jasa keuangan. Vaksinasi digelar di Tennis Indoor Senayan, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK).

"Pagi hari ini (16/6), kita melaksanakan vaksinasi massal di sektor jasa keuangan yang diikuti kurang lebih 10 ribu peserta, yang nanti targetnya kita dalam seminggu ini kurang lebih 100 ribu," ujar Presiden dalam keterangan persnya yang dikutip dari laman setkab.go.id.

Tak hanya di Jakarta, vaksinasi massal bagi pelaku sektor jasa keuangan juga dilaksanakan di sejumlah kantor regional Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Tanah Air. Pelaksanaan vaksinasi secara massal ini, menurut Presiden, dilakukan dalam rangka mempercepat kekebalan komunal (herd immunity) dapat segera tercapai.

"Kita berharap kecepatan ini bisa dilakukan di sektor-sektor yang lain dan penyebaran Covid-19 kita hambat dalam waktu yang secepat-cepatnya," ujarnya.

Mantan Gubernur DKI itu menegaskan, bahwa pemerintah terus berupaya untuk mengakselerasi gelaran vaksinasi ini.

"Kalau sebelumnya target per hari 500 ribu dosis, nanti di awal Juli sudah harus mencapai 1 juta per hari. Dengan percepatan ini, sekali lagi kita harapkan kita bisa mengurangi penyebaran Covid-19," bebernya.

Dalam kesempatan ini, Jokowi juga menyempatkan diri meninjau dan berdialog dengan peserta vaksinasi massal di sejumlah kantor regional OJK melalui telekonferensi.

"Saya harapkan semua daerah bisa memperbanyak, meningkatkan vaksinasinya sehingga kecepatan vaksinasi di sektor jasa keuangan segera mencapai herd immunity, paling tidak maksimum di bulan Agustus," ujar Presiden memberi arahan secara virtual.

Sponsored

Turut mendampingi Presiden yakni Menteri Keuangan Sri Mulyani, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso.

Berita Lainnya