sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Karawang masih zona merah Covid-19

Warga tetap diminta waspada dan patuh menjalani protokol kesehatan.

Achmad Rizki
Achmad Rizki Minggu, 24 Mei 2020 22:32 WIB
Karawang masih zona merah Covid-19

Kabupaten Karawang, Jawa Barat (Jabar) masih masuk zona merah. Meskipun, saat ini tidak ada kasus pasien positif Covid-19 di daerah tersebut.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Karawang, Fitra Hergyana, mengingatkan, agar warga tetap waspada dan patuh menjalani protokol kesehatan. Hal tersebut, disampaikan karena hingga kini laju penambahan reaktif rapid test, pasien dalam pengawasan (PDP), orang dalam pemantauan (ODP) dan orang tanpa gejala (OTG) terus bertambah setiap hari.

Selain itu, juga terjadi kasus meninggal dunia dari pasien yang reaktif, PDP ataupun ODP. "Karawang masih daerah zona merah. Karena setiap hari selalu bertambah ODP, PDP, OTG dan hasil reaktif rapid test," kata Fitra Hergyana, di Karawang, Jabar, Minggu (24/5).

Dia menyampaikan, kalau informasi yang menyebutkan Karawang keluar dari zona merah itu tidak benar. Pemerintah pusat dan provinsi masih menetapkan Karawang zona merah.

Sponsored

Fitra menyatakan, ada delapan indikator penilaian penetapan zona dan keberhasilan dari pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Di antaranya, dilihat dari laju ODP, PDP, kesembuhan, kematian, transmisi, pergerakan, reproduksi penularan dari satu orang ke orang lain, dan geografi.

Untuk update perkembangan Covid-19 di Karawang, saat ini belum ada penambahan. Sementara, data pasien reaktif rapid test total 247 orang. Dengan rincian, selesai isolasi 194 orang, masih observasi/perawatan 30 orang, dan meninggal dunia 23 orang.

PDP berjumlah 344 orang, 285 orang sudah sembuh, masih dalam pengawasan 34 orang, dan meninggal dunia 25 orang. ODP total terdata sebanyak 4.779 orang, selesai 3.799 orang, masih dalam pemantauan 977 orang dan meninggal dunia tiga orang. Kemudian, OTG totalnya 781 orang, selesai pemantauan 604 orang dan masih dalam pemantauan 177 orang. (Ant)

Berita Lainnya