logo alinea.id logo alinea.id

Kemenhub sebut pemudik pilih jalur darat karena jalan tol

Pilihan masyarakat menggunakan bus cukup tinggi sejalan dengan jalan tol yang tersedia.

Ardiansyah Fadli
Ardiansyah Fadli Rabu, 19 Jun 2019 16:22 WIB
Kemenhub sebut pemudik pilih jalur darat karena jalan tol

Pemerintah puas dengan arus mudik dan balik pada lebaran tahun ini. Bagi Kementerian Perhubungan (Kemenhub), tujuan dalam arus mudik dan balik tercapai. 

Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiadi menyebut kalau arus mudik dan balik lebaran tahun 2019 banyak kelebihannya. 

Dalam diskusi Evaluasi Mudik Lebaran di Kantor Staff Presiden pada Rabu (19/06/2019) di Jakarta menyebut empat tujuan utama dalam arus mudik dan balik lebaran 2019. 

Pertama, menjamin kelancaran perjalanan masyarakat. Kedua, menjamin kebutuhan masyarakat di perjalanan. 

Ketiga, menjamin keselamatan masyarakat. Terakhir, ikut membantu dan mengerahkan perjalanan masyarakat.

Budi mengaku dirinya terjun langsung demi kelancaran arus mudik. Kata Budi, ia sempat membantu kendaraan yang mengalami kendala di perjalanan, seperti mogok lewat kehadiran mobil derek.  

Ini sesuai dengan arahan dari Menteri Perhubungan Budi Karya untuk adanya penambahan SDM, sarana, pelayanan, operasional, dan manajemen. 

Salah satu contohnya adalah penambahan 50.000 bus yang naik 2% dibandingkan tahun sebelumnya. Sebab, pilihan masyarakat untuk menggunakan bus cukup tinggi sejalan dengan jalan tol yang tersedia. 

Sponsored

"Tahun ini jalan tol sudah terhubung Merak sampai Probolinggo. Kualitas dan kuantitas jalan tol ini yang menjadi daya tarik sendiri bagi masyarakat, saat ini." Jelas Budi.

Selain tol di Jawa yang terhubung, jalan tol di Sumatera juga telah terhubung dari Bakauheuni sampai Pematang Pandang dan Kayu agung. 

Dirjen Darat juga mengapresiasi dukungan dan bantuan dari Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat dalam arus mudik. 

Adapun aspek keamanan, Budi menyebut dibantu oleh Polda Lampung dan Polda Sulawesi Selatan yang turut aktif mengamankan mudik lebaran. Untuk aspek kesehatan, menggandeng Kementerian Kesehatan, plus Jasa Raharja.