sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Lion Air protes investigasi awal JT610 oleh KNKT

PT Lion Mentari Airlines akan menyurati KNKT terkait laporan awal (preliminary report) investigasi pesawat Lion Air JT610 registrasi PK-LQP.

Sukirno
Sukirno Kamis, 29 Nov 2018 06:02 WIB
Lion Air protes investigasi awal JT610 oleh KNKT
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 381.910
Dirawat 63.733
Meninggal 13.077
Sembuh 305.100

PT Lion Mentari Airlines akan menyurati Komite Nasional Keselamatan Transprtasi (KNKT) terkait laporan awal (preliminary report) investigasi pesawat Lion Air JT610 registrasi PK-LQP yang jatuh pada 29 Okrober 2018.

Direktur Utama Lion Air Group Edward Sirait dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (28/11) malam, mengatakan ada ketidaksesuaian antara laporan yang dikeluarkan oleh KNKT dengan pemberitaan di media.

"Ada berita yang beredar kita di sini mengatakan bahwa pesawat tersebut sudah tak layak terbang sejak terbang dari Denpasar. Pernyataan ini menurut kami tak benar," katanya.

Untuk itu, ia akan meminta klarifikasi kepada KNKT apakah pernyataan tersebut bersumber dari KNKT itu sendiri. "Langkah kami mengklarifikasi KNKT dan kami akan lakukan secara tertulis, apabila tak ada tanggapan, kami akan tempuh jalur hukum," katanya.

Setidaknya terdapat tiga hal yang dibantah oleh Lion Air, pertama soal pesawat tidak laik, kedua memberikan data yang tidak benar, ketiga tidak menciptakan budaya keselamatan secara baik.

Edward membantah kalau pesawat PL-LQP tidak laik, pesawat tersebut sudah laik jalan sejak di Denpasar.

"Kami selalu memberikan data yang benar, ini perlu kami klarifikasi. Namun dalam kasus ini ada dua dokumen yang berbeda memang ya. Jadi tak benar bahwa pesawatnya tak laik terbang dari Denpasar," katanya.

Terkait perbedaan jumlah kru kabin di pesawat, Edward menuturkan satu kru merupakan inspektur jadi tidak terhitung sebagai kru di data kotak hitam Flight Data Recorder (FDR). Menurut dia, hal ini bisa menimbulkan persepsi yang berbeda terhadap kejadian ini.

Sponsored


Sumber : Antara

Berita Lainnya