sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Masa depan Ferdy Sambo di Korps Bhayangkara

Dedi menyebut, sidang tersebut akan bergulir apabila semua pemeriksaan telah berjalan. 

Immanuel Christian
Immanuel Christian Rabu, 10 Agst 2022 17:37 WIB
Masa depan Ferdy Sambo di Korps Bhayangkara

Polri akan memutuskan masa depan Pati Yanma Polri, Irjen Ferdy Sambo (FS), di Korps Bhayangkara dalam waktu dekat. Sambo ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. 

Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo, mengatakan, hasil sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) akan menjadi bekal dalam memberikan sanksi bagi bekas Kadiv Propam itu. Sanksi pemecatan atau pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) adalah titik maksimalnya.

"Ya, nanti sidang KKEP yang memutuskan," kata Dedi kepada Alinea.id, Rabu (10/8).

Dedi menyebut, sidang akan bergulir apabila semua pemeriksaan telah berjalan. Pemeriksaan para saksi maupun para pihak yang terlibat masih berlangsung hingga saat ini.

"Untuk sidang KKEP, tunggu pemeriksaan selesai semua," ujarnya.

Sambo kini berada dalam penempatan khusus di Mako Brimob Polri, Kota Depok, Jawa Barat (Jabar), lantaran diduga melakukan pelanggaran prosedur dalam kasus pembunuhan Brigadir J di rumah dinasnya. Hal ini berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan Bareskrim Polri.

"Timsus menetapkan Irjen FS diduga melakukan pelanggaran prosedur," kata Dedi, Sabtu (6/8). Setelah diperiksa, Sambo langsung ditaruh pada tempat khusus. Persisnya, ditempatkan di Mako Brimob.

Selain itu, Sambo dan petinggi satu divisi lainnya juga dimutasi ke Yanma Polri. Langkah ini diambil Kapolri, Jenderal Listyo Sigit, dalam penanganan kasus pembunuhan Brigadir J.

Sponsored

Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor 1628/VIII/KEP/2022 tanggal 4 Agustus 2022. Posisi Sambo sebagai Kadiv Propam digantikan Irjen Syahardiantono, yang sebelumnya Wakabereskrim Polri.

Berita Lainnya
×
tekid