sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Megawati soal Natuna: Saya dukung penuh sikap Presiden Jokowi

Megawati sepakat dengan sikap Jokowi dalam menghadapi persoalan Laut Natuna, bahwa kedaulatan tak bisa dinegosiasikan.

Gema Trisna Yudha
Gema Trisna Yudha Jumat, 10 Jan 2020 17:55 WIB
Megawati soal Natuna: Saya dukung penuh sikap Presiden Jokowi

Ketua Umum PDIP Megawati Soekaroputri memuji langkah Presiden Joko Widodo yang dinilai tegas dalam menghadapi persoalan di Laut Natuna. Menurut Mega, sikap Jokowi mencerminkan prinsip bebas aktif yang menjadi pedoman Indonesia dalam hubungan dengan luar negeri.

Megawati mengatakan, prinsip bebas aktif yang dianut Indonesia sejak era Presiden Soekarno, berlandaskan pada Pancasila. Dengan prinsip tersebut, Indonesia turut andil menciptakan perdamaian dan kesejahteraan dunia. 

"Aktif pada persahabatan segala bangsa, aktif dalam memperjuangkan lenyapnya penindasan kepada negara mana pun. Pendirian bebas aktif tersebut secara aktif pula harus dicerminkan dalam hubungan ekonomi dengan luar negeri," kata Megawati saat pembukaan Rakernas PDIP di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Jumat (10/1).

Bagi dia, apa yang dilakukan Jokowi dalam persoalan Laut Natuna mencerminkan penerapan prinsip tersebut. Karena itu, Mega menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Jokowi.

Presiden Jokowi telah melakukan kunjungan langsung ke wilayah sengketa tersebut. Menurut Jokowi, persoalan kedaulatan tak bisa ditawar atau diganggu gugat. Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri, juga telah mengirimkan nota protes kepada pemerintah China atas pelanggaran yang mereka lakukan di wilayah Indonesia tersebut.

"Saya sebagai Ketum dan PDIP mendukung penuh sikap Presiden Jokowi, yang menyatakan bahwa persoalan kedaulatan bukan hal yang dapat dinegosiasikan," ujar Mega.

Presiden ke-5 RI itu pun berharap Jokowi menerapkan prinsip yang sama dalam membentuk Badan Riset Nasional. Dia menginginkan lembaga tersebut murni dikelola oleh anak bangsa, tanpa ada campur tangan pihak asing. 

"Prinsip yang sama saya yakin juga menjadi pertimbangan Presiden Jokowi dalam membentuk Badan Riset Nasional. Jangan sampai di dalamnya nanti ada tangan-tangan luar yang mencoba masuk. Saya mengingatkan. Jadi harus pure dari bangsa untuk bangsa kita sendiri," kata Megawati. (Ant)

Sponsored
Berita Lainnya