sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Pastikan kesiapan, Menag tes layanan haji di Makkah

Yaqut mencoba sejumlah sarana prasarana tersedia di hotel, termasuk mengemudikan bus antarkota yang akan menjadi sarana transportasi haji.

Hermansah
Hermansah Jumat, 20 Mei 2022 21:12 WIB
Pastikan kesiapan, Menag tes layanan haji di Makkah

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meninjau kesiapan akomodasi, konsumsi, dan transportasi yang akan melayani jemaah haji Indonesia. Yaqut mencoba sejumlah sarana prasarana yang tersedia di hotel, termasuk mengemudikan salah satu bus antarkota yang akan menjadi sarana transportasi haji.

Ada dua hotel yang ditinjau Menag. Keduanya berada di wilayah berbeda. Pertama adalah Hotel Al Khulafaa-3 di daerah Syisyah dengan kapasitas 800 jemaah. Kedua, Hotel Tharawat Al-Rawda di daerah Raudhah 1 dengan kapasitas 499 jemaah. 

"Hari ini saya meninjau hotel yang akan digunakan jemaah saat di Makkah. Saya pastikan kapasitas hotel memadai dan fasilitasnya sesuai standar kontrak. Saya lihat hotelnya bagus," ujar Yaqut di Makkah, dikutip dari laman Kemenag, Jumat (20/5).

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa itu juga mencoba lift hotel. Ia hendak memastikan lift berfungsi baik meski dua tahun jarang dipakai. "Kamar mandi, mesin cuci, dan ketersediaan air minum di setiap lantai juga dicek, termasuk fasilitas tempat salat dan tempat makan," kata dia.

Menag meminta pengelola hotel senantiasa menjaga kebersihan hotel serta memperhatikan keamanan dan kenyamanan jemaah haji. Apalagi, durasi jemaah haji tinggal pada hotel di Mekkah cukup lama: sampai 25 hari.

Selain hotel, Yaqut juga meninjau layanan transportasi di Terminal Ajyad. Lokasi terminal ini melayani rute Misfalah - Jiyad. Di sana Menag mengecek kesiapan bus antar kota dan bus shalawat. 

"Saya tadi sempat mencoba mengemudikan salah satu bus antarkota. Busnya masih sangat bagus. Rata-rata keluaran baru, umur pembuatan kurang dari lima tahun dan tampak terawat dengan baik," jelas dia.

Ia meminta penyedia layanan transportasi memperhatikan AC kendaraan agar tetap dingin supaya jemaah tidak kepanasan. Karena saat musim haji diperkirakan bersamaan dengan musim panas.

Sponsored

Terakhir, Yaqut meninjau kesiapan layanan katering. Ia mendatangi Dapur Al Jauhara di wilayah Makkah. Gus Menteri, panggilan akrabnya, fokus memastikan kapasitas dapur, sanitasi, sarana memasak yang digunakan, serta proses penyimpanan bahan makanan. 

Ia meminta penyedia layanan katering agar menu dan citarasa makanan jemaah Indonesia memiliki citarasa Nusantara. Pihak katering juga diminta memastikan distribusi makanan tepat waktu, tidak terlambat.

"Alhamdulillah, secara umum sudah siap dan sesuai dengan standar yang diharapkan. Kami akan terus berusaha untuk bisa memberikan layanan terbaik kepada jemaah haji Indonesia," kata Yaqut

Berita Lainnya
×
tekid