sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Polri libatkan 83.917 personel dalam pengamanan Tahun Baru 2021

Operasi Lilin akan dilaksanakan di seluruh polda, yakni sebanyak 34 polda.

Valerie Dante
Valerie Dante Kamis, 31 Des 2020 17:01 WIB
Polri libatkan 83.917 personel dalam pengamanan Tahun Baru 2021
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Dalam rangka pengamanan malam Tahun Baru, kepolisian menggelar operasi dengan sandi Operasi Lilin 2020. Polri melibatkan sebanyak 83.917 personel dalam pelaksanaan operasi tersebut.

Melalui operasi pengamanan tersebut, mulai dari Mabes Polri hingga kesatuan wilayah, dibantu pemangku kepentingan lainnya, melaksanakan kegiatan kepolisian dalam rangka pengamanan malam Tahun Baru 2021.

"Tentunya kegiatan-kegiatan kepolisian ini merupakan kegiatan pemeliharaan keamanan yang mengutamakan upaya pencegahan, didukung kegiatan deteksi serta penegakan hukum," jelas Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono dalam pengarahan media secara virtual, Kamis (31/12).

Operasi Lilin akan dilaksanakan di seluruh polda, yakni sebanyak 34 polda.

"Polda telah mempersiapkan pengamanan malam Tahun Baru 2021 ini disesuaikan dengan karakteristik wilayah serta kerawanan-kerawanan yang mungkin muncul dalam pelaksaan pergantian tahun," ujarnya.

Dalam pengamanan malam Tahun Baru 2021, Polri melibatkan sebanyak 83.917 personel dalam pelaksanaan operasi nanti.

Selain itu, Rusdi menyatakan Polri juga dibantu rekan-rekan TNI yang menyumbang 6.783 personel, 6.252 dari Satpol PP, 5.450 personel dari dinas perhubungan, 3.149 personel dari dinas kesehatan, serta 1.210 personel dari dinas pemadam kebakaran.

Rusdi menjelaskan pihaknya telah memetakan kerawanan yang mungkin muncul selama malam Tahun Baru 2021.

Sponsored

"Kami memetakan kerawanan di bidang kriminalitas dan sejumlah tindakan lainnya yang mungkin terjadi nanti," ungkap dia.

Kerawanan tersebut termasuk potensi timbulnya kejahatan konvesional seperti pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, serta penganiayaan.

"Selain itu, kami juga memetakan masalah terkait minuman keras, penyalahgunaan narkotika, sampai dengan aksi terorisme," sambung Rusdi.

Terkait lalu lintas, Rusdi menuturkan bahwa pihaknya juga telah memetakan sejumlah potensi kerawanan seperti kemacetan, pelanggaran, hingga kecelakaan yang dapat terjadi di jalan tol maupun jalan raya pada umumnya.

"Kemudian kerawanan berikutnya adalah bencara. Sekarang kita tengah menghadapi musim penghujan, maka kita perlu mengantisipasi kerawanan yang mungkin muncul dalam hujan ini seperti tanah longsor, banjir, dan lainnya," kata dia.

Berita Lainnya