sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Pungkasiadi resmi pimpin Mojokerto

Dia bakal menjabat sebagai bupati definitif selama 13 bulan.

Adi Suprayitno
Adi Suprayitno Selasa, 14 Jan 2020 15:27 WIB
Pungkasiadi resmi pimpin Mojokerto

Pungkasiadi resmi menjabat Bupati Mojokerto definitif per hari ini (Selasa, 14/1). Dia akan memimpin "Kota Onde-onde" selama 13 bulan.

Di masa bakti tersisa, dirinya akan memprioritaskan implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Mojokerto. Disusun bersama pendahulunya, Mustofa Kamal Pasa.

"RPJMD yang kami buat sudah jelas dan akan kita lanjutkan," ujarnya usai dilantik Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Grahadi, Kota Surabaya, beberapa saat lalu.

Mustofa diberhentikan sebagai Bupati Mojokerto. Lantaran divonis delapan tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider tiga bulan kurungan terkait perkara suap perizinan menara telekomunikasi.

Pungkasiadi juga bakal menjalankan program-program dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan Gresik-Bangkalan-Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo-Lamongan (Gerbangkertosusilo), Kawasan Bromo-Tengger-Semeru, serta Kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan.

Dalam regulasi itu, terdapat beberapa proyek infrastruktur di Mojokerto. Macam pembangunan jalan tol Pasuruan-Mojokerto, kawasan ekonomi khusus (KEK), dan pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah (LPTSa).

"Kami nanti memang akan masuk perpres. Seperti yang tadi dibilang Bu Khofifah. Sehingga, ada sinkronisasi ke pusat," ucap dia.

Sementara, Khofifah meminta Pungkasiadi langsung tancap gas menjalankan RPJMD Jatim. Juga menyelaraskannya dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Sponsored

Dirinya optimistis Mojokerto membangkitkan "roh Majapahit" untuk Jatim. Apalagi, program yang dicanangkannya diklaim mampu menggelorakan kekuatan nasionalisme dan kebangsaan. 

"'Roh Majapahit' adalah sejarah besar nusantara. Bagaimana bhinneka tunggal ika, bagaimana merah putih yang akhirnya kemudian menjadi referensi nasional," tuturnya.

Khofifah pun berharap, transportasi publik yang menghubungkan wilayah Gerbangkertosusilo mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto. Lantaran eksistensinya signifikan dalam percepatan pembangunan ekonomi.

Berita Lainnya